Berita

Bisnis

Resmi, PT Taspen Hadirkan Cabang Baru Di Jakarta Selatan

MINGGU, 17 JANUARI 2016 | 22:16 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sebagai bentuk keseriusan terhadap peningkatan pelayanan terhadap pesertanya, PT. Taspen (Persero) membuka kantor cabangnya di Jakarta Selatan.

Direktur Operasi Perusahaan PT. Taspen (Persero), Ermanza, di sela acara Pembukaan Operasional Kantor Cabang Jakarta Selatan PT. Taspen (Persero), mengatakan, pembukaan cabang baru ini dilakukan untuk lebih mendekatkan diri dengan peserta di wilayah Jakarta Selatan.

Kantor Cabang Jakarta Selatan yang berada di jalan Grand Panglima Polim Kavling 37-38 Jakarta Selatan telah resmi beroperasi sejak 1 Januari 2016. Namun peresmiannya baru dilaksanakan pada Jumat lalu (15/1). Diharapkan para peserta pensiun maupun PNS aktif akan mendapatkan pelayanan yang lebih mudah, aman dan nyaman.


Berdasarkan data sampai dengan Januari 2016, pada Kantor Cabang Jakarta Selatan terdapat 80.949 orang peserta aktif, sedangkan jumlah penerima pensiun adalah 33.453 orang.

"Kantor Cabang Jakarta Selatan saat ini melakukan kerja sama dengan 16 mitra bayar perbankan dan PT. Pos Indonesia dengan tersedia 443 titik layanan Kantor Bayar," ujar Ermanza.

Dengan adanya mitra bayar, para calon penerima pensiun yang domisilinya jauh dari Kantor Taspen tidak perlu lagi datang langsung untuk mengurus pensiun pertama dan Tabungan Hari Tuanya.

"Sehingga para peserta Taspen akan mengurus klim Pensiun dan THT lebih cepat. Melalui pelayanan proaktif seperti ini beberapa keuntungan yang dirasakan peserta, seperti berkurangnya risiko perjalanan jauh, termasuk resiko kecelakaan di jalan, resiko keamanan, dan tentu saja menghemat pengeluaran biaya transportasi dan menghemat waktu," terangnya.

Upaya meningkatkan pelayanan kepada peserta pun terus menerus dilakukan oleh PT. Taspen (Persero). Salah satu bentuknya yaitu dengan sistem pelayanan 1 Jam, Layanan Klim otomatis, Office Chanelling, Mobil Layanan Taspen dan Taspen Call Center. [ald]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya