Berita

jerman/net

Dunia

Kota Di Jerman Larang Laki-laki Pencari Suaka Masuk Kolam Renang

MINGGU, 17 JANUARI 2016 | 11:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah kota di Jerman melarang laki-laki dewasa pencari suaka untuk masuk ke kolam renang publik setelah menerima keluhan bahwa sejumlah perempuan mengalami pelecehan seksual.

Kota itu adalah Bornheim, sebuah kota yang dihun oleh sekitar 48 ribu penduduk.

Pelarangan itu muncul di tengah sentimen masyarakat Jerman terkait migran, menyusul krisis migran dan insiden massal pelecehan seksual yang terjadi di kota Cologne Jerman pada malam tahun lalu.


Wakil walikota Bornheim Markus Schnapka mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil untuk mempertegas bahwa sebagian migran telah ada yang melanggar norma-norma masyarakat Jerman.

"Ada keluhan pelecehan seksual di kolam renang ini yang dilakukan oleh kelompok-kelompok pemuda , dan ini telah mendorong beberapa wanita untuk meninggalkan lokasi," kata Schnapka akhir pekan ini seperti dimuat The Guardian.

Namun demikian, ia tidak menjelaskan lebih lanjut soal bagaimana larangan tersebut akan diberlakukan. Media Jerman menyebut bahwa para pencari suaka yang tidak mendapatkan dana dari negara harus menunjukkan dokumen identifikasi untuk bisa masuk ke kawasan kolam renang.

Schnapka mengatakan kotanya telah memulai kampanye di tempat penampungan pencari suaka lokal untuk mengajarkan penghuni tentang kesetaraan gender dan menghormati perempuan. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya