Berita

rizal ramli/net

Politik

Rizal Ramli Tidak Menyerang Profesi

SABTU, 16 JANUARI 2016 | 12:44 WIB | OLEH: GEDE SANDRA

SETAHU saya 10 tahun mengenal Rizal Ramli. Dalam perjalanannya, memang beliau kerap menyerang pihak-pihak dari berbagai profesi . Bahkan, termasuk profesinya sendiri, ekonom.

Yang dikritisi adalah masalah"keberpihakannya", apakah kepada rakyat dan bangsa atau sebaliknya. Bila pihak tersebut tidak berpihak pada rakyat dan bangsa, pasti Rizal Ramli akan bersuara kritis.

Jadi bukan soal profesinya, Rizal Ramli bukanlah menyerang profesi tertentu. Karena itu pernyataan Rizal harus dilihat secara utuh dan konteks. Konteksnya adalah tentang keputusan pengelolaan Blok Masela, yang sekarang berada di tangan para pejabat teknis migas namun berlatar belakang bukan dari insinyur teknis terkait.


Yang Rizal Ramli sesalkan adalah mengapa keputusan yang menyangkut SDA besar seperti Masela, Menteri ESDM dan Kepala SKK Migas cenderung menggunakan paradigma lama yang memunggungi Pasal 33 UUD 1945: jual murah gasnya, uangnya masuk ke anggaran, tapi industri petrokimia di kawasan IBT (Indonesia Bagian Timur) tidak terbangun, rakyat Maluku tetap miskin dan tertinggal.

Dan sekali lagi kita terjebak dalam lingkaran setan SDA sebagai kutukan. Karena, bila bicara tentang keberpihakan kepada bangsa dan rakyat, ternyata malah ada kalangan profesi yang dipandang telah seenaknya menggadaikan kesejahteraan rakyat dan bangsanya kepada kalangan oligarkis dan asing. Seperti dinyatakan dalam berita ini: http://www.beritasatu.com/ekonomi/227701-peneliti-akuntan-telah-kuasai-sektor-migas.html

*Penulis adalah sarjana teknik kimia ITB, dan Master Ekonomi UI. Saat ini adalah pengajar di Fakultas Teknik UBK.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya