Berita

foto: cctvnews

Dunia

Sudah 20 Orang Dilaporkan Tewas Dalam Teror Di Burkina Faso

SABTU, 16 JANUARI 2016 | 08:20 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Serangan teroris ke hotel bintang empat di Ouagadougou, ibukota Burkina Faso, sudah menewaskan sedikitnya 20 orang.

Demikian laporan sementara yang dikutip dari BBC, beberapa saat lalu. Keterangan jumlah korban tewas didapatkan dari seorang direktur rumah sakit di kota itu, Robert Sangare, yang mengatakan sedikitnya 20 orang tewas dan 15 lainnya cedera akibat serangan teroris bersenjata api.

Menteri Luar Negeri, Alpha Barry, mengatakan, pasukan keamanan akan melakukan serangan pembebasan sandera. Dia tidak mengesampingkan kemungkinan adanya dukungan dari pasukan asing, termasuk pasukan khusus Perancis.


Serangan teroris terjadi di Ouagadougou, ibukota negara Burkina Faso, Afrika Barat pada Jumat malam waktu setempat.

Dilaporkan beberapa media internasional, serangan sekelompok orang bersenjata menyasar Hotel Splendid, hotel mewah yang biasa digunakan warga negara asing, terutama staf Perserikatan Bangsa-Bangsa dan turis negara Barat.

Serangan diawali dengan dua bom mobil yang meledak di luar Hotel Splendid sekitar pukul 19.30 waktu setempat.

Sampai saat ini, satu-satunya klaim penanggungjawab serangan itu berasal dari kelompok Al Qaeda di Maghreb. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya