Berita

ilustrasi/net

Pertahanan

BOM STARBUCKS

Polri: Tidak Benar Ada Pelaku Kabur Bawa Motor Dan Bersenjata Lengkap

KAMIS, 14 JANUARI 2016 | 16:34 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Divisi Humas Polri mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang setelah terjadinya serangan teroris di restoran Starbucks, kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, pada pagi tadi (Kamis, 14/1).

Melalui media sosial, Humas Polri memberitakan bahwa saat ini situasi keamanan sudah terkendali.

Aksi pelaku yang terdiri dari tujuh orang sudah berhasil dihentikan. Tiga pelaku tertembak mati dan empat orang lainnya dilumpuhkan dan ditangkap dalam keadaan hidup.


Divisi Humas Polri juga menyatakan seluruh jajaran Polri dan TNI tetap berjaga.

Terkait rumor yang menyebut masih ada pelaku serangan Sarinah yang membawa motor dan bersenjata lengkap, Polri menegaskan kabar itu adalah hoax.

Divisi Humas Polri, lewat akun facebook resmi, juga mengajak semua masyarakat peduli lingkungan sekitar, dan saling asuh satu dengan lainnya. Sehingga, jika ada hal yang mencurigakan di lingkungan Mitra Humas, diminta melapor ke RT/RW dan pos polisi terdekat. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya