Berita

ilustrasi/net

Menteri Kesehatan Sambut Baik Operasi Katarak HPN 2016

SELASA, 12 JANUARI 2016 | 11:47 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Menteri Kesehatan, Nila F. Moeloek, menyambut baik rencana Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2016 menggelar bakti sosial berupa operasi katarak pada puncak acara HPN di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), tanggal 9 Februari mendatang.

Di Indonesia, penyakit yang membuat lensa mata keruh dan bisa berakibat pada kebutaan total ini sudah berada di ambang kewajaran, yakni 1 persen dari total populasi.

Menurut Menteri Kesehatan, dalam survei nasional tahun 1996, jumlah penderita katarak di Indonesia sebesar 1,5 persen.


"Saya kira kalau kita survei lagi sekarang ini, jumlahnya bisa lebih besar dari angka tahun 1996,” ujar Nila Moeloek saat menerima Panitia HPN 2016 di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa pagi (12/1).

Hadir dalam pertemuan itu Ketua Panitia HPN 2016 Teguh Santosa, unsur pimpinan Panitia HPN 2016 Agus Yuli dan Muhammad Ihsan, serta Dar Edi Yoga dan Faisal Mahrawa.

Sementara Menteri Kesehatan didampingi dr. Yeni D. Lestari dari Komite Mata Nasional.

Saat ini, dari data yang dimiliki Kementerian Kesehatan, diketahui bahwa
penderita katarak di Provinsi NTB sebesar 4 persen dan merupakan yang tertinggi di Indonesia, diikuti Sulawesi Selatan (2,6 persen), lalu Jawa Barat dan Jakarta (2,2 persen).

"Kita masih perlu melakukan survei di provinsi-provinsi lain untuk mengetahui angka nasional. Tapi saya kira penderita katarak di tempat lain juga di atas 2 persen," ujar Nila lagi.

Range usia penderita katarak di Indonesia juga cukup lebar, melebihi rata-rata range usia penderita katarak di dunia. Umumnya, di negara-negara lain seseorang terkena katarak pada usia 60 tahun. Sementara di Indonesia, penderita katarak di Indonesia umumnya berusia antara 46 hingga 70 tahun.

"Kalau penderita katarak di bawah 1 persen masih dianggap sebagai persoalan kesehatan. Untuk Indonesia yang di atas 1,5 persen saya kira ini sudah bisa disebut sebagai masalah sosial," masih kata Menkes Nila Moeloek.

Dia berharap perhelatan HPN 2016 di Lombok menjadi kampanye tersendiri bagi upaya pemerintah menurunkan jumlah penderita katarak. Vision 2020 Kementerian Kesehatan, sebut dia, menargetkan penderita katarak berkurang hingga di bawah 1 persen.

Teguh Santosa dalam keterangannya mengatakan bahwa Panitia HPN berencana menggelar operasi katarak di dua kota di NTB. Pertama di Bima, Pulau Sumbawa, dan kedua di Praya, Lombok Tengah.

"Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan Kementerian Kesehatan. Kami menyadari bahwa upaya mengurangi penderita penyakit katarak adalah pekerjaan rumah kita bersama, termasuk masyarakat pers Indonesia," demikian Teguh. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya