Berita

ade komaruddin/net

Politik

Pidato Pertama Akom Janjikan Evaluasi Ke Dalam

SENIN, 11 JANUARI 2016 | 13:31 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Meski melewati banyak rintangan dan kontroversi, akhirnya politikus Partai Golkar, Ade Komaruddin alias Akom, dilantik Ketua Mahkamah Agung sebagai Ketua DPR RI yang baru menggantikan Setya Novanto.

Pelantikan mantan Ketua Fraksi Golkar di DPR itu berlangsung sekitar pukul 13.10 WIB di ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (11/1).

Ketua MA, Hatta Ali, membacakan sumpah jabatan Ketua DPR RI yang diikuti oleh Akom pada seremoni pelantikan yang berjalan singkat itu.


Seusai dilantik, Akom dipersilakan pimpinan lain untuk menyampaikan pidato perdana. Akom mengatakan bakal memimpin DPR sebaik mungkin berbekal pengalamannya menjadi anggota DPR sejak tahun 1997.

"Saya siap menjalankan tugas sebaik-baiknya sesuai sumpah janji. Dan tentu saya sadari benar, selama 97 sampai hari ini menjadi anggota DPR, insya Allah dengan pengalaman yang ada dan komitmen bersama, terutama fraksi di DPR dan semua kolega saya, saya yakin seluruh agenda DPR tidak ada yang susah untuk kita kerjakan," ujar Akom.

Ia pun menyadari bahwa DPR periode 2014-2019 selama ini tidak produktif menghasilkan UU.

"Dengan kebersamaan, dengan komitmen seluruh fraksi yang ada, tugas seberat apapun akan kita selesaikan. Kita harus lakukan evaluasi dan introspeksi. Ke depan kita harus lebih produktif lagi," ucap Akom. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya