Berita

FSP BUMN Bersatu Dukung Mogok Karyawan JICT 12 Januari

MINGGU, 10 JANUARI 2016 | 19:53 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pekerja pelabuhan yang tergabung dalam Serikat Pekerja PT Jakarta International Container Terminal (SP-JICT) berencana melakukan aksi industrial berupa mogok kerja pada 12 Januari 2016. Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu mendukung penuh mogok karyawan yang berpotensi melumpuhkan Pelabuhan Tanjung Priok itu.

"Mogok karyawan JICT ini adalah jawaban dari arogansi manajemen Pelindo II yang masih saja tidak bisa menciptakan hubungan industrial yang kondusif dan harmonis dengan para pekerja," kata Sekjen FSP BUMN Bersatu Tri Sasono dalam keterangannya (Minggu, 10/1).

Tri Sasono membenarkan pemogokan di JICT akan banyak membawa dampak bagi perekonomian nasional karena JICT adalah pelabuhan vital dalam sistim logistik dan lalu lintas expor impor di Indonesia. Rencana mogok karyawan JICT sendiri untuk menunut pembatalan pemecatan 38 karyawan outsourcing dan mengembalikan hak-hak karyawan yang terkena hukuman mutasi serta surat peringatan.


Hukuman tersebut dijatuhkan hanya karena para karyawan mendukung penolakan terhadap perpanjangan kontrak JICT kepada perusahaan asing Hutchinson Port Holding dan prosesnya tidak transparan. Sementara, Pansus Pelindo II menyimpulkan perpanjangan kontrak JICT terbukti melanggar UU serta merugikan negara puluhan triliun rupiah.

"Jadi sudah sepatutnya langkah kontroversial manajemen JICT yang memecat dan memutasi karyawan segera dapat dibatalkan agar karyawan dapat kembali bekerja normal, dan melayani kegiatan ekspor impor nasional. Kami sampaikan permohonan maaf kepada pelanggan JICT dan stakeholders lainnya atas aksi nanti," kata Tri Sasono.

Dia mengungkapkan sudah beberapa kali mencoba berunding dengan manajemen Pelindo II dan JICT, namun sampai hari ini mereka sepertinya malah menyiapkan aksi ambil alih JICT dibanding mengembalikan hak-hak karyawan. Oleh karenanya dia mempersilahkan masyarakat untuk menilai siapa sebetulnya biang gaduh di JICT dan pelabuhan Tanjung Priok.

"Selain itu, kami juga mendukung penuh aksi mogok SP JICT sebab tindakan mereka untuk menyelamatkan aset Negara trili unan rupiah tapi malah kena hukuman," katanya.

"Kami juga meminta Polri untuk tidak melakukan kriminalisasi terhadap SP JICT karena mogok kerja dijamin oleh UU dan hukum ketenagakerjaan," tukas Trisasono.[dem]


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Potongan Ojol 8 Persen Belum Jalan, Menaker: Nanti Ya...

Senin, 22 Juni 2026 | 20:22

OTT Bea Cukai Belum Ungkap Pengendali Sistem Impor

Senin, 22 Juni 2026 | 19:50

Pertamina Bantu Pedagang Kuliner Jakarta Fair dengan Bright Gas

Senin, 22 Juni 2026 | 19:48

Keterlambatan RKAB Biang Krisis Batu Bara

Senin, 22 Juni 2026 | 19:42

Kejari Jaksel Ungkap Alasan Tidak Menahan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Senin, 22 Juni 2026 | 19:32

PM Inggris Keir Starmer Resmi Mundur, Andy Burnham Siap Gantikan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:20

Kritik Sejumlah Parpol untuk PDIP Bentuk Loyalitas ke Prabowo

Senin, 22 Juni 2026 | 19:16

Geruduk Kantor Gubernur, Ribuan Relawan Minta MBG Dilanjutkan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:15

Penahanan Ditangguhkan, Dokter Tifa: Alhamdulillah Bisa Pulang

Senin, 22 Juni 2026 | 19:09

Sinopsis House of the Dragon Season 3, Perang Targaryen Kian Brutal,

Senin, 22 Juni 2026 | 19:05

Selengkapnya