Berita

Nelson butar-butar

LBH Pajak dan Cukai Surati Jokowi Minta Klaim Pendapatan Pajak 2015 Dicek

JUMAT, 08 JANUARI 2016 | 23:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

‎RMOL. Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro mengklaim pendapat pajak tahun 2015 sebesar Rp 1.110,4 triliun atau 85,8% dari target APBN-P 2015.

‎Direktur Eksekutif LBH Pajak dan Cukai, Nelson Butar-butar‎ menduga, klaim pencapaian tersebut didasarkan data bodong. Dia pun mengirim surat ke Presiden Jokowi meminta untuk dilakukan validasi klaim penerimaan pajak 2015.

‎‎"Surat permintaan validasi kami kirim ke presiden tadi siang. Dalam surat dengan Nomor: 18/DirEks/LBHPC/I/16 bersifat rahasia itu kami menyertakan data-data sebagai alat bukti bantahan klaim," kata dia dalam perbincangan dengan redaksi, beberapa saat lalu (Jumat, 8/1).


‎‎Nelson mengatakan penerimaan pajak pada tahun 2015 kurang dari Rp 1.048 triliun. Dia menyesalkan klaim yang disampaikan Menkeu karena mengelabui jumlah uang negara yang dapat berakibat langsung pada pelaksanaan program pembangunan yang disasar Presiden Jokowi.

‎‎"Kami bukan bermaksud mencampuri kewenangan Presiden. Kami hanya ingin ikut mengantisipasi jika ada dugaan kebohongan dalam kaitan pengumpulan pajak negara. Karena kejujuran adalah modal utama dalam perpajakan," katanya.

‎‎Bukti awal dalam menguji kebenaran klaim Menkeu, â€Žmasih kata Nelson, bisa ditelusuri menggunakan sistem pada lembaga Kepresidenan dan menggunakan bukti yang diserahkannya ke presiden sebanyak dua lembar sebagai data pembanding.

‎‎"Dugaan kebohongan idealnya diungkap agar tidak mengakibatkan kerugian bagi negara kita tercinta. Ketidakjujuran soal pencapaian pajak akan berpengaruh signifikan pada pembiayaan roda pemerintahan yang dipimpin Presiden Jokowi. Dan itu tentu bermuara secara langsung kepada rakyat," tukasnya.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya