Berita

amir syamsuddin/net

Politik

Amir Syamsuddin Curiga Kesaksian Angie Dibesar-besarkan

JUMAT, 08 JANUARI 2016 | 15:19 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Amir Syamsuddin curiga adanya motif di balik 'hebohnya' kesaksian mantan kader partainya, Angelina Sondakh dalam persidangan kasus pencucian Muhammad Nazaruddin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (6/1) lalu.

"Patut dipertanyakan motif dari pihak yang membesar-besarkan kesaksian Angelina Sondakh dalam persidangan kasus TPPU Nazarudin," kata Amir melalui pesan singkatnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/1).

Dalam kesaksiannnya, Angie, begitu mantan anggota DPR itu disapa, mengaku mengaku saat duduk di komisi X (Komisi Pendidikan) sekaligus Badan Anggaran DPR periode 2009-2014 diinstruksikan oleh Muhammad Nazaruddin untuk mengurusi proyek jatah Partai Demokrat di parlemen terutama yang berkaitan dengan Kementerian Pendidikan.


Angie mengatakan, dari 20 persen total penambahan anggaran APBN 2010 untuk pendidikan nasional, Demokrat mendapat jatah anggaran untuk proyek sebesar 20 persen. Dari jatah proyek 20 persen itu, lima persen di antaranya diperuntukkan sebagai fee bagi para anggota Fraksi Demokrat.

Pembagian fee ini dikatakan Angie, dari informasi Nazaruddin, atas perintah ketua umum DPP Partai Demokrat ketika itu, Anas Urbaningrum dan izin Edhie Baskoro Yudhoyono.

"Apa yang terungkap sebenarnya adalah kebiasaan seorang Nazarudin yang sudah terbiasa mencatut nama siapapun untuk meyakinkan seseorang demi tercapainya tujuannya yang dalam kasus ini adalah Angelina Sondakh yang menjadi korbannya," kata Amir, menekankan.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya