Berita

sugiyanto menunjukkan surat tanda terima pelaporan ahok ke kpk/net

PILGUB DKI 2017

KPK Jangan Gantung Nasib Ahok

KAMIS, 07 JANUARI 2016 | 14:04 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus secepatnya memperjelas status Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dalam kasus dugaan korupsi pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras (RSSW). Status Ahok yang tidak jelas dalam kasus tersebut bisa mengganggu langkah Ahok di pemilihan gubernur DKI 2017.

"Ketidakjelasan status Ahok ‎jelas bisa merusak citra dan elektabilitas Ahok. Oleh karena itu KPK jangan lama-lama bergerak," kata Ketua Koalisi Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (8/11).

Sgy, demikian ia disapa, meminta KPK segara memperjelas keterlibatan Ahok. Oleh karena itu kasus RSSW harus segera dituntaskan.


"Kalau kasus RSSW tidak segera diusut, tidak ada kepastian apa dan bagaimana keterlibatan Ahok. Ini bisa dijadikan bahan kampanye hitam menyerang Ahok di pilgub," ‎katanya.

Dia mengingatkan KPK jangan menggantung nasib Ahok. Apalagi pada Februari nanti sudah masuk tahapan Pilgub DKI dan saat ini Ahok hampir bisa dipastikan maju karena Sahabat Ahok sudah mengumpulkan sekitar 500 ribuan fotocopi KTP untuk memenuhi syarat pencalonan.

"Status Ahok lebih baik diperjelas sebelum dia dinyatakan sah maju di pilgub. Kalau tidak, bisa saja nanti publik menganggap penetapan status Ahok sebagai tersangka dianggap politisi, bukan murni penegakan hukum," imbaunya.

Sgy pun menyarankan Sahabat Ahok untuk juga mendorong KPK menuntaskan kasus RSSW secepatnya. Sahabat Ahok jangan hanya sibuk mengumpulkan KTP dukungan, karena percuma saja jika pada akhirnya Ahok ditetapkan KPK sebagai tersangka.

"Kalau begitu kerja keras Sahabat Ahok akan sia-sia. Mereka sudah capek-capek mengumpulkan KTP tapi Ahoknya tak bisa maju," tukasnya.[dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Potongan Ojol 8 Persen Belum Jalan, Menaker: Nanti Ya...

Senin, 22 Juni 2026 | 20:22

OTT Bea Cukai Belum Ungkap Pengendali Sistem Impor

Senin, 22 Juni 2026 | 19:50

Pertamina Bantu Pedagang Kuliner Jakarta Fair dengan Bright Gas

Senin, 22 Juni 2026 | 19:48

Keterlambatan RKAB Biang Krisis Batu Bara

Senin, 22 Juni 2026 | 19:42

Kejari Jaksel Ungkap Alasan Tidak Menahan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Senin, 22 Juni 2026 | 19:32

PM Inggris Keir Starmer Resmi Mundur, Andy Burnham Siap Gantikan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:20

Kritik Sejumlah Parpol untuk PDIP Bentuk Loyalitas ke Prabowo

Senin, 22 Juni 2026 | 19:16

Geruduk Kantor Gubernur, Ribuan Relawan Minta MBG Dilanjutkan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:15

Penahanan Ditangguhkan, Dokter Tifa: Alhamdulillah Bisa Pulang

Senin, 22 Juni 2026 | 19:09

Sinopsis House of the Dragon Season 3, Perang Targaryen Kian Brutal,

Senin, 22 Juni 2026 | 19:05

Selengkapnya