Berita

Menkop dan UKM: Bunga KUR Turun Jadi 9%

SENIN, 04 JANUARI 2016 | 22:24 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Pemerintah menurunkan bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari 12 persen menjadi 9% yang berlaku mulai 4 Januari  2016. Penyaluran KUR 2016 juga ditargetkan hingga Rp 100 triliun dan berpeluang hingga Rp 120 triliun.

Penyaluran KUR tahun 2015 mendapat apresiasi dari Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga karena mampu mencapai Rp 22 triliun atau sekitar72% dari target Rp 30 triliun.

"Capaian ini sangat bagus mengingat penyaluran KUR tahun 2015 baru mulai 18 Agustus 2015. Kami mengapresiasi bank - bank pelaksana atas kerja kerasnya hingga 31 Desember2015 tercapai penyaluran Rp 22 triliun," kata Puspayoga, Senin (4/1).


Tahun 2016,  Komite Kebijakan untuk KUR telah memutuskan penyaluran KUR ditingkatkan hingga Rp 100 triliun dan bunga turun menjadi 9%. Penyaluran masih dilakukan oleh tiga bank BUMN, yakni Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri dan Bank Negara Indonesia (BNI).

Disamping itu, dua bank swasta, yakni Bank Sinar Mas dan May Bank yang khusus menyalurkan KUR bagi TKI dan dua BPD, yakni BPD Kalimantan Barat dan BPD Nusa Tenggara Timur.

Namun, pemerintah juga membuka peluang bank swasta berpartisipiasi menyalurkan KUR. Saat ini ada 10 bank swasta yang tengah diseleksi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Disamping itu, ada 6 Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang akan juga akan menyalurkan KUR.

Terhadap bank swasta dan BPD, diberlakukan  persyaratan yakni memiliki NPL (Non Performing Loan) kurang dari 5% dan portofolio kredit UMKM minimal 5%.

"Kami berharap 10 bank swasta tersebut memenuhi persyaratan sehingga penyaluran KUR akan lebih cepat dan sasaran tercapai," tegas Menkop dan UKM.

Selain itu, pemerintah juga membuka kesempatan bagi lembaga keuangan non bank (LKNB) turut berpartisipasi menyalurkan KUR. Hanya saja, pada 2016 ini LKNB belum ada seleksi akan dilakukan dengan tahapan pilot project.

Pada 2016, penyaluran KUR untuk tiga BUMN yang ditargetkan adalah BRI Rp 67,5 triliun, Bank Mandiri Rp 13 Triliun, BNI Rp1,5 Triliun. Adapun BPD ditargetkan menyalurkan Rp2,5 Triliun,  Bank umum lainnya (Swasta) Rp4 Triliun dan Lembaga Keuangan Non Bank Rp1,5triliun.

Puspayoga optimistis penyaluran KUR 2016 tercapai, dan didomniasi plafon KUR mikro dibandingkan KUR Ritel. Sebab, bertambahnya bank swasta dan Lembaga Pembiayaan Non Bank  akan banyak fokus kepada KUR mikro.

Adapun plafon KUR mikro hingga mencapai Rp 25 juta dan plafon KUR ritel sebesarRp 25 - 500 juta. [zul]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya