Berita

ilustrasi/net

Dunia

Koalisi Pimpinan Saudi: Houthi Yaman Langgar Gencatan Senjata

MINGGU, 03 JANUARI 2016 | 11:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Koalisi pimpinan Arab Saudi tak lagi akan melakukan pengamatan atas gencatan senjata yang dilakukan di Yaman.

Dalam sebuah pernyataan yang disiarkan di media pemerintah, Saudi menyebut bahwa telah ada pelanggaran yang dilakukan oleh Houthi dan milisi sekutu lainnya.

Koalisi menuduh Houthi dan pasukan yang setia kepada mantan Presiden Ali Abdullah Saleh menembakkan rudal balistik, menyerang pos perbatasan dan menembaki daerah-daerah sipil.


"Semua ini menunjukkan kurangnya keseriusan dan mengabaikan kehidupan sipil serta usaha mereka untuk mengambil keuntungan dari gencatan ," kata pernyataan tersebut seperti dimuat BBC.

Namun demikian, koalisi pimpinan Arab Saudi menyebut bahwa pihaknya masih tertarik untuk menciptakan kondisi yang tepat untuk menemukan dolusi damai.

Gencatan senjata di Yaman sendiri telah dilakukan sejak 15 Desember lalu, bersamaan dengan pembicaraan yang ditengahi PBB demi mengakhiri konflik Yaman. Konflik itu sendiri telah merenggut sekitar 6.000 ribu nyawa di Yaman sejak koalisi pimpinan Arab Saudi melancarkan misi Maret lalu. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya