Berita

saleh p daulay/net

Politik

CATATAN 2015

Komisi VIII Selesai Bahas Dua RUU

KAMIS, 31 DESEMBER 2015 | 20:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Komisi VIII DPR yang membidangi keagamaan dan sosial, pada tahun 2015, fokus menyelesaikan pembahasan dua rancangan undang-undang (RUU) yang diamanatkan dalam Prolegnas 2015.

Kedua RUU tersebut adalah RUU Penyandang Disabilitas dan RUU Penyelenggaraan Haji dan Umroh.

"Sampai masa akhir persidangan tahun 2015, pembahasan kedua RUU sudah selesai dilaksanakan pada tingkat komisi," kata Ketua Komisi VIII DPR Saleh Partaonan Daulay menyampaikan Catatan Akhir Tahun Komisi VIII DPR RI dalam bidang legislasi, Kamis (31/12).


Bahkan, untuk RUU disabilitas telah disetujui oleh paripurna DPR untuk menjadi inisiatif DPR. Saat ini, kata Saleh, Komisi VIII tinggal menunggu hasil pembahasan RUU disabilitas yang dilakukan pemerintah untuk selanjutnya dibahas bersama lagi dengan DPR.

Sementara RUU Penyelenggaraan Haji dan Umroh, dijelaskan anggota DPR dari Dapil Sumut II ini, saat ini sudah di Baleg untuk sinkronisasi dan harmonisasi. Diharapkan, di awal masa persidangan 2016, RUU sudah bisa disahkan di paripurna untuk selanjutnya dikirimkan ke pemerintah.

"Untuk melanjutkan tugas dalam bidang legislasi, baleg DPR RI telah menyetujui dua RUU yang akan dibahas oleh Komisi VIII dalam prolegnas. Kedua RUU itu adalah RUU Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan RUU Pekerja Sosial," katanya.

Sepanjang tahun 2015, lanjut Saleh, Komisi VIII banyak menerima masukan untuk membicarakan revisi dan inisiasi pembuatan UU. Diantara masukan tersebut adalah revisi terhadap UU Perlindungan Anak dan revisi UU Penanggulangan Bencana. Sementara usulan untuk menginisiasi pembahasan UU antara lain UU Kesetaraan Gender, UU Perlindungan Umat Beragama, UU Penghapusan Kekerasan Seksual, dan beberapa UU lainnya.

"Usulan-usulan ini tentu akan menjadi perhatian Komisi VIII. Jika memungkinkan, usulan ini akan dibicarakan di Komisi VIII dalam masa-masa persidangan berikutnya," tukas Saleh yang juga politisi PAN.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya