Berita

Politik

Tidak Tepat Jokowi Sentil Menteri Ferry di Depan Publik

KAMIS, 31 DESEMBER 2015 | 15:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sebesar apapun kesalahan menteri, seyogyanya presiden tidak membukanya ke publik. Sebaliknya, kekesalan presiden atas kinerja menteri lebih tepat disampaikan di forum rapat kabinet.

‎Demikian disampaikan ‎sosiolog Universitas Terbuka (UT) Surabaya Nia Elvina, mengomentari pernyataan Presiden Jokowi yang mengeluhkan kinerja Men‎teri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ferry Mursyidan Baldan.

‎Keluhan disampaikan Jokowi di hadapan ratusan Kepala Desa (Kades) dan Lurah di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah pekan lalu, kurang tepat.


‎"Apapun dan sebesar apapun kesalahan seorang Menteri alias dayang Presiden seharusnya ditutupi oleh Presiden. Seyogyanya bentuk kekesalan Presiden terhadap Ferry itu diluapkan dalam rapat internal para Menteri saja, bukan didepan publik seperti itu," kata Nia yang dihubungi Kamis (31/12)‎.

‎Menurut dia, cara Jokowi mengungkap ketidakbecusan Ferry justru akan membuat penilaian bahwa Jokowi yang salah sebab menteri adalah pembantu presiden.‎

‎Tetapi Nia juga mengapresiasi jika Presiden akan melakukan perombakan Kabinet Kerja dalam waktu dekat. Nia berharap jika presiden akan melakukan reshuflle benar-benar didasarkan pada kepentingan rakyat.

‎Sebab selama ini yang terjadi dalam perombakan kabinet selalu disertai dengan transaksi politik. 

‎"Boleh memilih menteri dari kalangan partai. Tapi harus kader terbaiknya. Jangan kader kacangan. Kalau tidak, dari kalangan profesional saja sekalian. Nanti kalau ‎salah pilih, presiden juga yang akan direpotkan," jelas Nia.‎[dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya