Berita

rachmawati soekarnoputri/net

Rachma: Pengunduran Diri Dua Dirjen Pelajaran Penting Agar Tidak Dilindas Sejarah

MINGGU, 27 DESEMBER 2015 | 17:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pengunduran diri dua orang Direktur Jenderal dalam waktu berdekatan karena merasa gagal dalam menjalankan amanah adalah contoh yang baik.

Contoh baik ini seharusnya diikuti oleh pemangku amanah lain, baik di lembaga eksekutif, seperti presiden dan menteri serta jajarannya, juga di lembaga legislatif dan yudikatif.

Begitu disampaikan tokoh nasional Rachmawati Soekarnoputri dalam perbincangan dengan redaksi beberapa saat lalu, Minggu sore (27/12).


Rachma berharap pengunduran diri kedua pejabat itu menjadi pengingat bagi setiap pejabat agar tidak gila kekuasaan dan rakus uang sehingga gemar berbuat  korupsi, menghisap uang rakyat dan negara, menghalalkan segala cara demi memenuhi nafsu kekuasaan, dan bertindak manipulasi.

Juga curang, menjadi antek nekolim, menjual aset negara, berbohong kepada rakyat, dan sebagainya.

"Sejauh ini, hal-hal itulah yang tergambar jelas jelas dalam perilaku sezim penguasa saat ini," kata dia.

"Jika pengunduran diri itu tidak dijadikan contoh dan budaya di kalangan pejabat, boleh jadi hukum alam yang akan jalan yaitu dimundurkan rakyat," sambungnya.

Mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (2007-2009) itu juga mengajak semua politisi dan pejabat ingat pada pesan hukum dan moral yang disampaikan Bung Karno di masa lalu.

"Bila tidak belajar dari sejarah, maka pejabat yang menggunakan kekuasaan untuk kepentingan pribadi dan kelompok akan digilas oleh sejarah itu sendiri," demikian Rachma. [dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya