Berita

ilustrasi/net

PKS Bisa Jadi Kuda Troya KMP Untuk Hancurkan KIH

SABTU, 26 DESEMBER 2015 | 03:58 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. PDI Perjuangan boleh bangga dengan langkah politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menemui Presiden Joko Widodo, lalu menyebut partai dakwah itu sebagai ikhwan partai wong cilik.

Kebanggan ini memang wajar adanya sebab hal ini akan memperkuat posisi pemerintah. Dengan posisi pemerintah yang kuat maka akan banyak program yang bisa dijalankan bersama, atau mungkin juga secara politik dibagi bersama.

Namun kemungkinan lain yang juga menjadi dasar langkah PKS ini harus dibaca secara jelas, mendalam dan seksama. Apakah langkah politik PKS tulus untuk memperkuat pemerintahan, hanya untuk mendapat kue kekuasaan yang selama ini dinikmati, atau justru menjadi kuda troya Koalisi Merah Putih (KMP) yang membahayakan.


Kemungkinan menjadi kuda troya, untuk merusak pemerintahan dari dalam atau soliditas Koalisi Indonesia Hebat (KIH) mungkin saja secara politis. Lebih-lebih bukan hal aneh juga bila PKS sangat berpengalaman menjadi mesin pengkritik paling tajam pada saat bergabung dalam pemerintahan SBY-Boediono.

Dalam konteks ini, sikap partai-partai dalam KIH harus waspada. Sebab bila tidak, dan ternyata PKS menjadi kuda troya, maka kebanggaan dan kegembiraan itu akan berubah menjadi bencana politik yang mengenaskan. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya