Berita

ilustrasi/net

Dunia

Keroyok Pria Pemakan Daging Sapi Hingga Tewas, 15 Orang Diamankan

JUMAT, 25 DESEMBER 2015 | 13:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kepolisian India menjerat 15 orang terkait dengan pembunuhan seorang pria. Pria berusia 50 tahunan bernama Mohammad Akhlak itu dikeroyok hingga tewas karena diduga memakan daging sapi.

Insiden itu terjadi di negara bagian Uttar Pradesh India pada September lalu. Saat itu segerombolan orang tiba-tiba saja mengeroyok Akhlak karena diduga makan dan menyimpan daging sapi di rumahnya.

Saat kejadian, bukan hanya Akhlak yang menjadi korban pengeroyokan, tapi juga ibu dan anak laki-lakinya. Mereka dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka. Namun nyawa Akhlak tidak bisa diselamatkan.


Polisi sendiri masih menunggu laporan forensik untuk memastikan apakah Akhlak menyimpan daging sapi atau tidak di kulkas rumahnya.

Dikabarkan BBC (Kamis, 24/12), serangan tersebut meningkatkan kekhawatiran atas intoleransi beragama di India.

Dalam beberapa bulan terakhir tercatat setidaknya ada dua serangan yang terjadi, yang pertama serangan terjadi kepada seorang pria yang mengangkut daging sapi dan yang kedua karena menyelundupkan daging sapi.

Sapi sendiri diketahui merupakan hewan yang dianggap suci bagi masyarakat Hindu yang mendominasi India. Sapi dianggap bisa membunuh dosa sehingga penyembelihan sapi dilarang di sejumlah negara bagian India, termasuk Uttar Pradesh. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya