Berita

Dunia

Bawa Material Ekstrimis, Pria Perancis Dideportasi Dari Australia

RABU, 23 DESEMBER 2015 | 11:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang pria asal Perancis dipulangkan ke negaranya setelah sempat ditahan di bandara Australia karena kedapatan membawa material ekstrimis.

Menurut keterangan dari Menteri Imigrasi Australia Peter Dutton pada Rabu (23/12), pria Perancis itu ditangkap pada 15 November lalu, atau dua hari setelah serangan teror mematikan terjadi di Paris.

Dari catatan perjalanannya, ditemukan bahwa pria tersebut tiba di Melbourne Australia setelah melakukan perjalanan ke Timur Tengah. Saat pemeriksaan keamanan, ditemukan ia membawa sejulah material ekstrimis. Namun tidak dirinci terkait material apa saja yang dimaksud.


Pria itu pun ditahan semalaman di bandara sebelum akhirnya dideportasi. Tidak jelas untuk apa material ekstrimis tersebut. Namun Dutton menyebutkan pihaknya tidak menemukan relasi antara pria itu dengan serangan yang terjadi di Paris.

"Kami tidak memiliki informasi apapun, untuk menghubungkannya dengan serangan Paris. Tapi hal ini merupakan pengingat bagi kita semua bahwa ada orang di sana yang akan berusaha untuk membahayakan kita," jelas Dutton seperti dimuat ABC News. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya