Berita

ilustrasi/net

Dunia

Sepanjang 2015, Lebih Dari Satu Juta Pengungsi Masuk Eropa

SELASA, 22 DESEMBER 2015 | 18:33 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jumlah migran serta pengungsi yang masuk ke Eropa sepanjang tahun 2015 ini telah mencapai lebih dari satu juta jiwa.

Menurut data statistik yang dirilis Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) pada Senin (21/12), sebanyak 1,005,504 orang migran dan pengungsi masuk ke Eropa. Lebih dari 800 ribu di antaranya melakukan perjalanan laut melalui Mediterania dari Turki menuju Yunani, sedangkan sisanya melakukan perjalanan darat. Jumlah tersebut lebih besar empat kali lipat bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Angka tersebut meliputi jumlah migran dan pengungsi yang masuk ke eropa melalui enam negara Uni Eropa yakni Yunani, Bulgaria, Italia, Spanyol, Malta dan Siprus.


Dalam data yang sama ditemukan bahwa setengah dari para pengungsi yang melintasi Mediterania berasal dari Suriah, 20 persen di antaranya dari Afghanistan dan 7 persen lainnya dari Irak.

Namun dalam perjalanan laut berbahaya yang mereka lakukan, terdapat sejumlah tragedi di mana kapal yang membawa imigran dan pengungsi tenggelam di laut. Dari data IOM ditemukan bahwa sepanjang tahun ini, sebanyak 3.695 orang tewas dan menghilang di laut saat dalam perjalanan menuju Eropa.

Data-data tersebut dikumpulkan oleh IOM dari sejumlah sumber seperti pendaftaran migran dan pengungsi, lembaga penegak hukum serta monitor yang dilakukan sendiri.

Direktur umum IOM William Lacy swing menyebut bahwa masalah migran dan pengungsi bukan sebatas angka.

"Kita harus bertindak. Migrasi harus legal dan aman bagi semua, baik untuk migran sendiri maupun negara-negara yang akan menjadi rumah baru mereka," sebutnya seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya