Berita

ilustrasi pengungsi suriah/net

Dunia

PBB: Mereka Yang Tolak Pengungsi Suriah Adalah Sekutu Terbaik ISIS

SELASA, 22 DESEMBER 2015 | 12:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Orang-orang yang menolak pengungsi Suriah merupakan sekutu terbaik ISIS dan kelompok militan lainnya.

"Mereka yang menolak pengungsi Suriah, dan terutama jika mereka adalah Muslim, adalah sekutu dari propaganda dan rekrutmen kelompok ekstrimis, kaya Komisioner Tinggi PBB untuk urusan pengungsi Antonio Guterres pada Senin (21/22).

Pernyataan tersebut dikeluarkan terkait dengan wacana sejumlah negara bagian Amerika Serikat yang berencana menutup pintu bagi pengungsi Suriah. Pernyataan itu juga sekaligus merespon sikap kandidat calon presiden dari Partai Republik, DOnald Trump yang menyerukan larangan Muslim asing masuk ke Amerika Serikat.


"Kita tidak boleh lupa bahwa meskipun banyak retorika yang kita dengar hari ini, namun para pengungsi itu merupakan korban pertama teror tersebut, dan bukan sumber teror," jelas Guterres.

Ia menyebut, berdasarkan catatan PBB, setidaknya ada 4,3 juta warga Suriah yang melarikan diri dari tanah airnya sejak lima tahun terakhir akibat perang sipil yang berkecamuk di dalam negeri.

Namun demikian, Guterres tidak menampik adanya potensi ancaman terkait dengan penerimaan pengungsi. Hal itu terkait dengan sikap Eropa dan Amerika Utara yang memperketat pengamanan serta penerimaan pengungsi menyusul serangan teror di Paris bulan lalu.

"Ya tentu saja ada kemungkinan bahwa teroris bisa mencoba untuk menyusup di antara pengungsi. Tapi kemungkinan ini ada untuk semua masyarakat," tegasnya seperti dimuat The Guardian. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya