Berita

sri rahayu/net

HARI IBU

PDIP: Ibu Itu Fondamen Peradaban Bangsa

SELASA, 22 DESEMBER 2015 | 10:26 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Hari Ibu bukan hanya momentum sejarah untuk mengingat kepeloporan kepemimpinan perempuan Indonesia, namun juga merupakan refleksi atas persoalan politik nasional saat ini menunjukkan bahwa akar dari seluruh kegaduhan politik karena minimnya keteladanan dan karakter pemimpin negarawan.

"Peringatan hari Ibu ini menegaskan betapa pentingnya peran Ibu sebagai Fondamen peradaban bangsa," kata Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 22/12).

Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak, Sri Rahayu, menegaskan bahwa DPP PDI Perjuangan menaruh perhatian yang begitu besar terhadap pendidikan politik bagi para ibu-ibu rumah tangga dan kaum perempuan.


"PDI Perjungan tercatat sebagai partai yang dipimpin oleh kader perempuan, dan dari seluruh kepala daerah yang perempuan, paling banyak berasal dari PDI Perjuangan," tegas Sri Rahayu.

Menurut Sri Rahayu, komitmen untuk menjadikan ibu sebagai fondamen peradaban bangsa dijabarkan melalui program pendidikan politik dan upaya mengembangkan kepemimpinan perempuan, termasuk peran sentralnya dalam ekonomi rumah tangga. PDI Perjuangan juga
begitu perhatian dengan membekali ibu-ibu agar memiliki kemampuan dan memberikan motivasi berprestasi bagi anak-anaknya serta mendorong pemahaman nilai-nilai dasar untuk membangun karakter manusia yang berbudi pekerti luhur.

"Dengan demikian Ibu-ibu memiliki peran sentral untuk menjalankan program revolusi mental," tegas Sri Rahayu yang akrab dipangil Yayuk ini.

Yayuk menambahkan bahwa dalam kebijakan keuangan pun, DPP PDI Perjuangan melakokasikan anggaran khusus untuk pemberdayaan Ibu dan anak.

"Total dari dana dalam rekening gotong royong yang masuk, 10 persen dialokasikan untuk program Ibu dan anak," demikian Sri Rahayu. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya