Berita

PILKADA KALTENG

Willy-Wahyudi Pasti Lanjutkan Pembangunan Kalteng Ala Teras Narang

MINGGU, 20 DESEMBER 2015 | 15:59 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

‎. Meski Pilkada Kalimantan Tengah (Kalteng) ditunda namun hal ini tidak menyurutkan langkah PDI Perjungan dalam bergotong royong memenangkan Pasangan nomor 2, Willy M Yoseph-HM Wahyudi K Anwar (Willy-Wahyudi).

‎Menurut Sekjen PDI Perjungan, Pilkad tertunda akibat ada pihak-pihak yang ingin memenangkan Pilkad dengan menungganggi hukum dan mencoba membatalkan pencalonan salah satu pasangan calon. 

‎"PDIP sangat menyesalkan adanya pihak tertentu yang ngotot ingin menang dengan menghalalkan banyak cara," kata Hasto Kristiyanto dalam Konsolidasi Organisasi Pemenangan Pilkada Kalteng, di Palangka Raya (Minggu, 20/12).‎

‎Hasto mengingatkan, bahwa rakyatlah hakim tertinggi dan pemegang kedaulatan untuk menentukan pemimpin terbaik di Kalteng. Dan PDI Perjungan, komitmen membangun Kalteng. 

‎"Presiden berasal dari kader PDIP. Dengan demikian jika gubernur kalteng dari PDIP maka sinergi kebijakan pusat dan daerah akan berjalan baik," ujarnya. 

‎Kalteng, kata Hasto, secara kesejarahan oleh Bung Karno dirancang sebagai masa depan Ibu Kota NKRI. ‎Karena itulah wajib bagi seluruh simpatisan, anggota, dan kader PDIP untuk memenangkan Willy-Wahyudi.‎

‎Dalam beberapa kesempatan terpisah, kader PDIP yang duduk di kabinet kerja seperti Puan Maharani, Tjahjo Kumolo, Pramono Anung, Yasona Laolly, dan Puspayoga juga siap bergotong royong memenangkan pasangan nomor urut 2 tersebut. 

‎"Gotong royong akan terus dilakukan. Bahkan perkembangan kemajuan pembangunan infrastruktur akan menjadi perhatian utama kabinet kerja, melalui menteri PU, Basuki, yang memiliki kedekatan khusus dengan Ibu Megawati Soekarnoputri", tambah Bambang DH, Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu. 

‎Dalam konsolidasi tersebut seluruh jajaran PDIP siap menjaga martabat dan kehormatan partai. 

‎"Guna memperkuat pemerintahan Jokowi-jK, maka kita menangkan pasangan satu-satunya dari PDIP yakni Willy-Wahyudi," kata Teras Narang, kader PDIP yang menjadi gubernur Kalteng selama dua periode lalu.‎ [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya