Berita

Hukum

Jadi Pengacara RJ Lino, Yusril Ihza Bantah Ada Konflik Kepentingan

MINGGU, 20 DESEMBER 2015 | 15:42 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Direktur Utama PT Pelindo II Richard Joost Lino menunjuk Ihza&Ihza Law Firm menangani perkara yang menjeratnya.

Yusril Ihza Mahendra menampik tudingan adanya konflik kepentingan dibalik penunjukkan oleh Lino karena sebelumnya pernah menjadi tim pembela sejumlah pegawai Pelindo II yang diberhentikan oleh direksi.

"Kalau kini kami menangani perkara pidana yang disidik KPK dengan tersangka RJ Lino sebagai pribadi, jelaslah kasus ini berbeda dengan kasus pemberhentian karyawan. Dengan demikian tidak ada "conflict of interrest" dalam dua kasus yang berbeda ini," kata Yusril melalui pesan yang dipancarluaskannya (Minggu, 20/12).  


Yusril membenarkan bahwa pada akhir 2013 sejumlah pegawai Pelindo yang diberhentikan meminta bantuan Ihza&Ihza Law Firm untuk melakukan mediasi dengan direksi Pelindo II. Saat itu, kata Yusril, pihaknya bersedia membantu secara cuma-cuma.

Namun sebelum berbuat banyak untuk membantu, tiba-tiba surat kuasa yang tandatangani para karyawan eks Pelindo dicabut melalui surat tanpa alasan yang jelas. Dengan dicabutnya kuasa tersebut, kata Yusril, hubungan hukum Ihza&Ihza Law Firm dengan para karyawan otomatis berakhir.

"Tidak ada dokumen apapun yang diserahkan oleh para karyawan tersebut kepada kami, selain daripada SK pemberhentian saja," kata Yusril.

Yusril merasa perlu menyampaikan penjelasan terkait penujukkan oleh Lino dengan kasus pemberhentian karyawan Pelindo II.

"Kami berharap penjelasan ini untuk mencegah kesalahpahaman yang mungkin berkembang di tengah-tengah masyarakat," demikian Yusril.[dem]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya