Berita

imam nahrowi/net

Imam Nahrowi: Pemuda Itu Kelompok Strategis Bagi Bangsa!

SABTU, 19 DESEMBER 2015 | 23:38 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Jumlah pemuda Indonesia cukup besar sekitar 61,83 juta atau sekitar 24,53 persen dari 252 juta jiwa penduduk Indonesia.

"Pemuka merupakan kelompok yang sangat strategis. Keberadaannya akan sangat menentukan kemajuan dan kejayaan bangsa dimasa depan," kata Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrowi, saat menjadi pembicara dalam acara Airlangga Leadership Program 2015 di Auditorium Garuda Mukti Universitas Airlangga, Surabaya (Sabtu, 19/12)
 
Namun pada kenyataannya, lanjut dia, bangsa ini sedang dihadapi beberapa masalah kepemudaan antara lain masalah pengangguran, pendidikan, kriminalitas, tawuran, seks bebas, radikalisme, narkoba dan perilaku menyimpang lainnya baik di bidang sosial, ideologi, maupun politik.


Selain permasalahan tersebut, saat ini para pemuda terutama yang berpredikat sajana menghadapi pelbagai masalah. Antara lain adalah terbatasnya kesempatan kerja, tingginya tuntutan kompetensi calon tenaga kerja, cara pandang para sarjana bahwa bekerja menjadi pegawai atau karyawan lebih baik ketimbang menjadi wirausaha, sehingga akibatnya minat berwirausaha menjadi kecil, dan kota dipandang lebih menjanjikan dari pada desa.

Mengantisipasi hal tersebut, jelasnya, tentu sangat diperlukan upaya sekaligus strategi untuk mengubah cara pandang para pemuda dan mahasiswa agar dapat memahami bahwa sesungguhnya desa adalah potensi besar yang bisa dimanfaatkan untuk membangun kemandirian para pemuda. Apalagi perdesaan masih sangat membutuhkan sentuhan para pemuda dan alumni perguruan tinggi dalam rangka turut membantu mempercepat pergerakan pembangunan di perdesaan. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya