Berita

ray rangkuti/net

Politik

Jokowi Makin Kuat, Reshuffle Bisa Lebih Dari Dua Kali

SABTU, 19 DESEMBER 2015 | 16:53 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Stabilitas politik di tahun 2016 diprediksi akan berjalan baik mengingat Presiden Joko Widodo sudah melepaskan ketergantungan kepada Koalisi Indonesia Hebat dan Koalisi Merah Putih.

"Tahun 2016 saya optimis kalau konteksnya politik. Jokowi makin kuat," kata Direktur Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti, dalam diskusi "Menjaga Ingatan: Ekonomi dan Politik 2015" di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (19/12).

Ray melihat Jokowi sudah percaya diri untuk mengatur pemerintahannya. Hubungannya dengan para menteri juga sudah idealnya pemimpin kepada bawahan.


Karena itu ia memperkirakan perombakan kabinet (reshuffle) akan terjadi lebih dari dua kali.

"Kabinet ini masalah sepele saja. Sekarang Jokowi kelihatan tegas. Jokowi mudah saja ganti menteri bisa sampai dua dan tiga kali reshuffle, apalagi reshuffle pertama kelihatan efektif," ucapnya.

Sebelumnya di kesempatan sama, analis politik dari Populi Center, Nico Harjanto, menilai presiden bisa menempatkan alokasi politik kepada partai di dalam dan di luar pemerintahan dengan baik. Maka tak heran Partai Amanat Nasional (PAN) pun menyeberang dari Koalisi Merah Putih (KMP) menjadi bagian koalisi pendukung pemerintah.
 
"Tugas ke depan Jokowi untuk stabilitas politik ini hanya meneruskan yang sudah ada," ucap Nico. [ald]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya