Berita

joko widodo/net

Politik

Disarankan, Jokowi Manfaatkan Hancurnya Citra DPR

SABTU, 19 DESEMBER 2015 | 16:13 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Antusiasme masyarakat yang begitu tinggi pada Pilpres 2014 lalu bisa menjadi bumerang bagi Joko Widodo-Jusuf Kalla jika keduanya tidak segera merealisasikan janji-janji kampanyenya.

"Tampaknya pemerintahan Jokowi harus ingat betul, melihat ketegangan Pilpres kemarin, masyarakat tak akan gampang lupa untuk membuka kembali janji Jokowi," kata pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Jakarta, Alimun Hanif, dalam diskusi "Menjaga Ingatan: Ekonomi dan Politik 2015" di Menteng, Jakarta, Sabtu (19/12).

Dua janji yang paling gampang diingat rakyat adalah pertumbuhan ekonomi 7 persen dan membangun pemerintahan yang kuat.


"Saat ini sangat tak mungkin mencapai 7 persen. Kalau sudah mencapai 6,4 persen pun sudah bagus," tegas Alimun.

Soal pemerintahan yang kuat, ia melihat dalam satu tahun terakhir ini Jokowi belum tampak bisa membangun presidensial yang kuat. Tapi dengan masalah yang terjadi di DPR akhir-akhir ini di mana kepercayaan publik menurun drastis terhadap parlemen, Jokowi punya jalan lumayan mulus untuk menjadi pemimpin yang kuat.

"Ternyata partai tidak bisa diandalkan. Sekarang praktis legitimasi DPR di titik nadir, harus dimanfaatkan Jokowi untuk mendahulukan janji-janji Pilpres," ungkapnya. [ald]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya