Berita

Prabu Suryodilogo/net

Jumeneng Paku Alam X Akan Digelar Awal Januari 2016

RABU, 16 DESEMBER 2015 | 07:15 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Penobatan putera mahkota Kadipaten Pakualaman Kanjeng Bendara Pangeran Harya Prabu Suryodilogo sebagai Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Paku Alam X menurut rencana akan digelar pada Kamis Legi 7 Januari 2016 / 26 Mulud 1949 di kagungan dalem Bangsal Sewotomo Kadipaten Pakualaman.  

KBPH. Prabu Suryodilogo, atau akrab disapa mas Bimo, adalah putera sulung dari KGPAA. Paku Alam IX yang wafat pada 21 November 2015 silam. Mas Bimo lahir di Yogyakarta pada tanggal 15 Desember 1962.

Sehari-hari Mas Bimo bekerja sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Masyarakat Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta. Pria yang menyukai otomotif ini beristrikan BRAy. Atika Suryodilogo dan dikarunai dua putera yakni BRMH. Suryo Sri Bimantara dan BRMH. Bismo Srenggoro Kuntonugroho  


Menurut Bupati Sepuh KRMT Roy Suryo Notodiprojo, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 16/12), kerabat Kadipaten Pakualaman saat ini tengah mempersiapkan segala sesuatunya yang terkait acara Jumeneng Dalem PA X. Ketua Umum kepanitiaan dijabat oleh KPH. Tjondrokusumo, dilanjut ketua bidang adat KPH. Indrokusumo, ketua bidang kesekretariatan KMT. A. Tirtodiningrat, ketua bidang operasional KRMT. Indro Kimpling Suseno, ketua bidang kirab Raden Wedono Hasto Prakosa dan ketua bidang penerbitan buku Mas Weda Dipo Utomo.

Proses Jumeneng Dalem PA X akan dilaksanakan Kamis Legi 7 Januari 2016/26 Mulud 1949 dimulai pukul 08.30 WIB.

Dalam daftar undangan yang disusun, panitia berencana mengundang petinggi negara mulai dari Presiden, sejumlah menteri, ketua parlemen pusat dan daerah, kepala daerah, petinggi TNI/Polri, rohaniwan, akademisi, tokoh masyarakat dan lain sebagainya. Turut diundang adalah kerabat dari Kasultanan Ngayogyakarta, Kasunanan Surakarta, Kadipaten Mangkunegaran, Kraton Cirebon serta Kasultanan Goa. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya