Berita

Bupati Purwakarta Luncurkan Pasar Induk Modern Cikopo

SELASA, 15 DESEMBER 2015 | 15:35 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

‎. Pasar Induk Modern Cikopo di Purwakarta sangat  strategis untuk menyuplai ke pasar tradisional di wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta. Selain itu, pasar ini memberi nilai ekonomis dan menambah lapangan  kerja sektor informal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi untuk wilayah Purwakarta.

‎"Pembangunan pasar induk ini ‎melawan mitos karena ada yang menyebut membangun di Cikopo tidak berhasil. Tol sudah ada sekarang pasar induk modern berhasil dibangun," kata Bupati Purwakart, Dedi Mulyadi, saat peluncuran Pasar Induk Cikopo di Purwakarta, Jawa Barat (Selasa, 15/12). 

‎"Pasar induk modern Cikopo ini sangat strategis. Saya juga akan mengirimkan  surat ke Pak Ahok, Gubernur DKI Jakarta. Sekarang ini antri suplai sapi, sayur dan buah ke Jakarta," sambung Dedi. 

‎Menurutnya, di Purwakarta ada area menampung hasil pertanian dan peternakan. Tak lupa dia memberi saran kepada para pedagang agr tak lagi mengidentikkan pasar dengan kekumuhan.‎ 

‎"‎Yang berdagang di sini jangan lupa petani yang menanam. Kalau petani boikot maka gimana pedagangnya bisa sukses," ucap Dedi.‎ 

‎Pasar Induk Modern Cikopo dibangun oleh  PT Jakatijaya Megah di area seluas 30 hektar dengan hampir 5.000 unit los dan kios. Dirut PT Jakatijaya Megah Muhammad Suharli mengatakan pasar ini ditargetkan akan menjadi penyuplai barang pertanian untuk wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta. Dia menjelaskan saat ini sudah tersedia pedagang sayur, buah dan beras. 

‎ ‎"‎Ini masih tahapan awal dan diharapkan di bulan Juni 2016 sudah selesai lebih dari separuh bangunan dan los. Saat itulah akan dilakukan grand opening," ucapnya. ‎

‎‎Dia mengatakan disain pasar induk Cikopo diatur dengan terencana sehingga bongkar muat barang akan lebih mudah.‎ Di pasar modern ini, selain tempat belanja yang menyenangkan, juga parkir yang bebas biaya serta juga disediakan angkutan. 

‎"Pasar ini disediakan bagi distributor dan pedagang untuk digunakan simpan barang sebelum dipasarkan. Pasar ini diharapkan akan menampung 20 ribu tenaga kerja,” jelas Suharli‎ kepada ratusan pedagang dan calon konsumen yang hadir saat peresmian, yang juga  dihadiri Komisaris PT Jakatijaya Megah Melani Leimena dan pengusaha nasional Bambang Trihatmodjo. 

‎Dengan adanya pasar induk ini, kata Suharli, pedagang dari Cirebon tidak perlu lagi ke Bandung, karena dengan adanya jalan tol, lebih dekat ke Purwakarta. Pasar ini juga mengantisipasi pelabuhan laut yang kabarnya akan dibangun di wilayah Subang. Ini akan mendorong Purwakarta menuju metropolitan. 

‎Sementara Rudi Harjito, CEO BNI wilayah Bandung yang turut membantu pembiayaan pasar induk Cikopo dalam kesempatan yang sama mengatakan konsep pasar induk modern Cikopo ini bagus dengan akses yang luar biasa.  

‎‎"BNI mendukung kesuksesan pasar induk ini. Kami mengundang para pelaku bisnis dari Bandung, Cirebon dan Purwakarta sekitarnya untuk bergabung di pasar induk ini. Pasar induk itu sumbernya di Jawa Barat khususnya untuk sektor pertanian dan peternakan," demikian Rudi. ‎[ysa]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya