Berita

ilustrasi/net

Dunia

Turki: Kesabaran Atas Rusia Ada Batasnya

SELASA, 15 DESEMBER 2015 | 11:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sikap Rusia dinilai berlebihan saat kapal perangnya melepaskan tembakan peringatan pada perahu nelayan Turki dengan alasan untuk menghindari tabrakan awal pekan ini.

"Milik kita hanya perahu nelayan, tampaknya bagi saya reaksi dari kapal angkatan laut Rusia terlalu dibesar-besarkan," kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu.

Insiden tersebut semakin memperkuat ketegangan antara kedua negara. Sebelumnya, hubungan Turki dan Rusia masuk ke dalam fase tegang setelah Turki menembak jatuh jet tempur Rusia yang tengah melakukan misi menggempur ISIS di Suriah.


"Rusia dan Turki tentu harus membangun kembali hubungan kepercayaan yang pernah kita miliki, tapi kesebaran kita (Turki) atas Rusia memiliki batas," sambungnya seperti dimuat Reuters (Selasa, 15/12).

Cavusoglu pun menyebut bahwa Rusia telah menempatkan diri pada posisi yang konyol karena menuding Turki telah menembak jatuh jet tempur Rusia untuk melindungi pasokan minyak dari ISIS.

"Tak satupun percaya itu," katanya. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya