Berita

Imam Nahrawi:net

Menteri Imam Serius Nggak Nih, Apa Cuma Ngasih Harapan Palsu

Beri Jaminan Rio Haryanto Membalap di F1
SENIN, 14 DESEMBER 2015 | 08:50 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Surat garansi Menpora Imam Nahrawi agar pembalap nasional Rio Haryanto ikut dalam balapan Formula 1 (F1) musim 2016 jadi perbincangan hangat di dunia maya. Sebagian netizen gembira dengan garansi tersebut. Sebagian lagi ragu garansi itu ampuh untuk mengantarkan Rio sebagai putra nasional pertama yang ikut kompetisi jet darat paling bergengsi itu.
 
Rio sebenarnya sudah diterima sebagai pembalap F1 di tim Manor. Tim asal Inggris itu puas dengan hasil tes Rio di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 1 Desember lalu. Di tes tersebut pembalap asal Solo itu mampu men­catatkan waktu putaran terbaiknya yaitu 1 menit 49,593 detik. Catatan ini lebih cepat dari development driver Manor, Jordan King yang hanya membukukan 1 menit 49,661 detik.

Namun, untuk benar-benar bisa membalap di tahun depan, Rio butuh dukungan sponsor sebesar 15 juta euro (sekitar Rp 225 miliar). Saat ini, peringkat 4 GP2 2015 itu baru mendapat sponsor dari Pertamina sebesar 5 juta euro. Berarti sponsor untuk Rio masih kurang sebesar 10 juta euro (sekitar Rp 150 miliar). Rio harus mengumpulkan dana itu sebelum race pertama F1 2016 dimulai.


Untuk meyakinkan Manor, Jumat lalu Menpora mengirim surat den­gan Nomor 06067/MENPORA/ XII/2015 tertanggal 11 Desember 2015 kepada Manor Technical Centre Chalker Way. Dalam surat itu Menpora memastikan bahwa Rio akan sanggup melunasi uang sponsor itu.

"Bismillah semoga lancar, saya tanda tangan sebagai jaminan untuk memastikan @RHaryantoracing masuk F1," cuit Menpora dalam akun twitter pribadinya @imam_ nahrawi Jumat lalu (11/12).

Rio langsung merespons garansi itu. "Bapak @imam_nahrawi terima kasih atas waktu dan dukungan­nya. Semoga impian kita semua untuk masuk ke F1 demi Indonesia bisa terealisasi," cuitnya di akun @ RHaryantoracing. "Sama-sama Mas. Tetap semangat!" jawab Imam.

Pare netizen lain ikut sahut-sahu­tan mengomentari garansi Menpora itu. Sebagian netizen girang dengan garansi dari Menpora itu.

Akun @aihsanuddin misalnya, berterima kasih kepada Menpora yang mau membantu melebarkan jalan untuk Rio menuju F1. Dia optimistis Rio mampu membawa nama Indonesia berjaya di balapan jet darat itu.

"Terima kasih. Akhirnya mimpi Indonesia terealisasi! Indonesia Bisa!! #RiotoF12016," katanya.

Tweeps @junevants_ menyanjung Menpora atas garansi yang diberikan kepada Rio.

"Bangga punya Menpora yang sangat care dengan atletnya. Terima kasih Pak Menpora Imam Nahrawi. #RiotoF12016," cuitnya.

Akun @BadmintonINA_TV iku­tan gembira dengan garansi itu. Dia juga yakin seluruh rakyat Indonesia mendukung Rio. "Semoga berhasil. Kami rakyat Indonesia mendukung­mu," ucapnya.

Pemilik akun @ferry berusaha menyemangati Rio. Dia bahkan sangat yakin pembalap asal Solo tersebut mampu bersaing untuk memperebutkan gelar di setiap seri F1. "Ayoo Rioooo... Harus berdiri di podium F1 tahun depan," kicaunya.

"Dan mimpi itu akhirnya terwu­jud! Congratulation Rio," timpal @ cocoinside.

Sebagian netizen lain sangsi garansi dan janji Menpora dapat terealisasi. Pasalnya, uang sebesar Rp 150 miliar tidaklah sedikit.

"Butuhnya duit, bukan surat ga­ransi. Nanti ujung-ujung juga nung­gak!” cuit @DahriMahfira.

Akun @DelfyMbakPi menimpali. Dia khawatir Rio hanya di-PHP-in alias diberi harapan palsu oleh Menpora. Pasalnya, uang negara saat ini sedang cekak, perekonomian nasional juga sedang lesu.

"Sudah pastikah???? Jangan cuma bilang dukung tapi kenyataannya nggak dukung Pak," kicaunya.

Netizen lain meminta Menpora menunjukkan keseriusannya dalam membantu Rio. Caranya, dengan membentuk tim khusus untuk men­carikan sponsor bagi Rio.

"Buat semacam Panja, Pansus, atau Satgas untuk kesuksesan Rio. Kalau Rio menang, Indonesia juga yang senang," tutur @syahrimubarokk.

Akun @nidnid menyayang­kan minimnya BUMN yang mau mensponsori Rio. Padahal banyak BUMN yang kaya di Indonesia.

"Kok cuma Pertamina ya yang ke­lihatan serius dukung Rio. Padahal kalau semua BUMN dukung, dan­anya cukup ko," kicaunya.

Sebagian netizen lain tidak mau hanya ngoceh tapi cuma berpangku tangan. Mereka tergerak untuk meng­galang dana agar bisa ikut memulus­kan jalan Rio menuju F1. "Mari kita nyawer rame-rame dukung Rio...," ajak akun @adjieavatara.

Ada juga yang mau menggalang dana dengan mengumpulkan koin seperti saat membantu Prita Mulyasari yang dulu kesusahan karena harus membayar puluhan miliar akibat tudu­han pencemaran nama baik.

"Ayoo kita dukung Rio. Kumpulin koin untuk Rio. Satu koin sangat berharga untuk tambahan biaya ke F1," serunya. ***

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya