Berita

megawati soekarnoputri/net

RESHUFFLE KABINET KERJA

Mega Sudah Kirim Pesan Untuk Jokowi, Rini Diberi Kartu Mati

SABTU, 12 DESEMBER 2015 | 22:08 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Umum PDI Perjuangan dikabarkan sudah mengirimkan pesan kepada Presiden Joko Widodo berkaitan dengan kocok ulang Kabinet Kerja dalam waktu dekat.

Pesan Mega, menurut informasi yang diterima redaksi, ada dua.

Pertama, Kabinet Kerja harus dikocok ulang agar semakin bisa bekerja untuk kepentingan rakyat.


Kedua, sejumlah menteri yang sekarang ada di dalam kabinet dianggap mengganggu implementasi Nawacita dan Trisakti. Karena itu, menteri-menteri tersebut perlu segera diganti.

Seperti yang sudah banyak dibicarakan di kalangan masyarakat pemerhati politik di tanah air, termasuk dalam daftar yang wajib diganti ini adalah Menteri BUMN Rini Soemarno.

Rini dianggap tidak dapat bekerja sama dengan jajaran kabinet yang lain. Selain itu dia juga dinilai memiliki jalan pikiran yang berseberangan dengan semangat revolusi mental.

Mega juga disebutkan menyambut gembira reshuffle yang dilakukan Presiden Jokowi bulan Agustus lalu. Kocok ulang itu dinilai telah meningkatkan performa pemerintahan dan kembali menaikkan harapan publik.

Belum diketahui pasti reaksi Presiden Jokowi atas pesan ini.

Informasi lain mengatakan, Jokowi pun merasa kocok ulang pada Agustus lalu membuat kinerja pemerintah menjadi jauh lebih baik dan lebih menjanjikan keberhasilan. Karena itu, pesan yang disampaikan Megawati dinilai sementara kalangan sejalan dengan keinginan Jokowi.

Juga berkembang informasi bahwa fokus dari reshuffle kedua nanti adalah sektor ekonomi dan hukum. [dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya