Berita

pangeran alwaleed/net

ISLAMOPHOBIA

Serang Pemegang Saham Twitter, Donald Trump Tak Peduli Bisnisnya Di Timur Tengah Bangkrut

SABTU, 12 DESEMBER 2015 | 17:43 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pengusaha real estate kaya raya yang kini mencalonkan diri sebagai presiden dari Partai Republik Donald Trump tidak gentar menghadapi kecaman kawan-kawan bisnisnya di Timur Tengah. Trump mengatakan, dirinya akan mengusir semua orang Islam dari Amerika Serikat bila memenangkan pemilihan presiden.

Salah seorang pengusaha Timur Tengah yang mengecam Trump adalah Pangeran Alwaleed bin Talal dari Arab Saudi. Menurutnya, Trump telah mempermalukan Amerika Serikat. Sang Pangeran pun meminta Trump mengundurkan diri dari pemilihan presiden.

"Anda telah mempermalukan bukan hanya GOP (Grand Old Party, nama lain Partai Republik), tetapi juga seluruh Amerika. Mundurlah dari pemilihan presiden karena Anda tidak akan pernah menang," ujarnya di akun Twitter.


Trump membalas kecaman itu tak lama kemudian.

"Pangeran @Alwaleed_Talal yang sedang mabuk ingin mengontrol politik AS dengan uang ayahnya. Dia tidak bisa melakukan itu bila saya terpilih (sebagai presiden)," tulis Trump juga di akun Twitter.

NBCNews mengatakan, pernyataan Trump akan mengusir umat Muslim dari AS telah membuat dirinya mengalami kerugian tidak sedikit di Timur Tengah.

Jaringan department stores di kawasan Timur Tengah menghentikan penjualan Trump Home. Sementara perusahaan properti raksasa di Dubai, Damac, yang tengah membangun sebuah kompleks lapangan golf senilai 6 miliar dolar AS menanggalkan nama dan foto raksasa Trump.

Pangeran Alwaleed adalah keponakan dari Raja Salman dan merupakan ikut memiliki sejumlah perusahaan internasional, termasuk Twitter dan Citigroup. [dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya