Berita

ilustrasi/net

UIN Jakarta Luncurkan Pekraf Untuk Berdayakan Ekonomi Ummat

JUMAT, 11 DESEMBER 2015 | 06:37 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pembangunan ummat harus menyeluruh. Selain penguatan di sisi keilmuan dan keislaman, penguatan di sisi ekonomi adalah hal yang tak bisa dilupakan

Demikian disampaikan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Dede Rosyada, saat meluncurkan Pusat Ekonomi Kreatif (Pekraf) di kampus UIN Jakarta (Kamis, 10/12). Dengan peluncuran ini maka UIN resmi memiliki Perkraf.

Selama ini, lanjut Dede, perguruan tinggi lebih banyak berkutat pada pengembangan akademik seperti riset dan pengajaran. Maka melalui pusat ekonomi ini diharapkan perguruan tinggi dapat berkiprah lebih jauh dengan terlibat langsung dalam kegiatan advokasi, riset, dan pendampingan ekonomi ummat.


Menurut dia, pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang memunculkan pasar tunggal di kawasan ASEAN tinggal menghitung hari. Itu mengharuskan kesiapan ummat-bangsa untuk berkompetisi dengan masyarakat ekonomi dari negara-negara lain yang tergabung dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN.

"Hadirnya PEKRAF, sangat diharapkan dalam memberdayakan ekonomi ummat sehingga siap menjadi pelaku utama di pasar ASEAN, bahkan dunia," tambahnya.  

Sementara itu, Direktur Pekraf Rizaluddin Kurniawan mengatakan bahwa pendirian PEKRAF UIN Jakarta merupakan upaya civitas academica kampus tersebut untuk terlibat langsung dalam pemberdayaan ekonomi umat di sektor ekonomi kreatif. Selama ini, bidang tersebut belum banyak disentuh mengingat fokus utama lembaga pendidikan tinggi seperti UIN Jakarta sebagian besar lebih mengarah pada riset dan pengajaran akademik.

Ekonomi kreatif, sambung Rizal, penting disasar oleh lembaga perguruan tinggi mengingat makin potensialnya sektor ekonomi ini dalam penguatan kapasitas ekonomi umat-bangsa. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya