Berita

park geun hye/net

Dunia

Korsel Dorong Warganya Dongkrak Angka Kelahiran

KAMIS, 10 DESEMBER 2015 | 15:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Selatan akan melakukan upaya drastis untuk mendongkrak angka kelahiran.

Presiden Korea Selatan Park Geun-hye pada Kamis (10/12) menyebut bahwa angka kelahiran Korea Selatan saat ini semakin rendah. Park menyebut, hal tersebut karena banyaknya masyarakat Korea Selatan yang menunda pernikah yang berakar pada kurangnya lapangan pekerjaan yang layak.

Masalah rendahnya angka kelahiran buka baru ini diperhatikan oleh Korea Selatan. Sejak tahun 2005, Korea Selatan menggelontorkan dana sekitar 80 triliun won demi menyelesaikan masalah rendahnya angka kelahiran.


Upaya tersebut tidak mencapai hasil yang cukup maksimal. Paslanya, hingga tahun 2014 lalu, angka kelahiran di Korea Selatan hanya sebesar 1,2, naik tipis dari 1,08 pada tahun 2005.

Dengan demikian, Korea Selatan masih belum tuntas dengan masalah angka kelahiran. Minimal Korea Selatan perlu meningkatkan angka kelahiran menjadi 2,1 untuk membuat populasi penduduknya stabil.

Demi mengatasai masalah tersebut, Park berencana meningkatkan lapangan pekerjaan yang layak dengan cara mendorong reformasi tenaga kerja dan revitalisasi ekonomi.

Menurut perhitungan, pada tahun 2018 mendatang, Korea Selatan diprediksi memiliki banyak populasi masyarakat lanjut usia di mana 14 persen dari populasi adalah mereka yang berusia 65 tahun dan lebih. Demikian seperti dimuat Yonhap. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya