Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir:net
Pasangan ganda campuran andalan Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mengemÂban amanat berat di BWF Super Series Finals 2015.
Meski belum sekalipun mengecap manisnya juara super series tahun ini, pasangan yang akrab disapa Owi/Butet ini ditarÂgetkan menjadi juara.
Jelas bukan pekerjaan muÂdah, apalagi mereka berada di Grup Ayang dihuni pasangan besar dunia. Kalaupun meleset, setidaknya Owi/Butet bisa mengantongi tiket semifinal.
"Target buat Tontowi/Liliyana tetap juara. Sementara untuk Praveen/Debby sejauh ini kans ke semifinal juga besar. Peluang untuk all Indonesia final juga masih terÂbuka," kata pelatih, Nova Widianto dikutip Badmintonindonesia.org, kemarin.
Di Grup Ayang tergolong dalam grup neraka, Tontowi/Liliyana akan bersaing dengan pasangan China, Zhang Nan/Zhao Yunlei, Chris Adcock/Gabrielle Adcock dari Inggris dan Lee Chun Hei Reginald/ Chau Hoi Wai wakil Hong Kong.
Sedangkan, Praveen/Debby beÂrada di Grup B. Mereka berada satu grup dengan Liu Cheng/Bao Yixin dari China, Ko Sung Hyun/Kim Ha Na dari Korea dan pasangan Denmark, Joachim Fischer.
Di nomor ganda putra, pasanÂgan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan juga berada dalam Grup Ayang tergolong grup neraka. Mereka akan bersaing dengan pasangan rangking satu dunia, Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong (Korea), Zhang Nan/Fu Haifeng (China) dan duet asal Jepang, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa.
Aryono Miranat selaku pelatih ganda putra, menilai, bila melihat rekam jejak lawan Indonesia di Grup A, duet juara dunia 2013 saat ini masih tertinggal 4-6 dan 2-5 melawan Lee/Yoo dan Zhang/Fu. Keunggulan telak hanya dimiliki Hendra/Ahsan atas Endo/Hayakawa. Mereka selalu menang dari delapan kali pertemuan. Berarti satu kemenangan lagi harus curi dari Lee/Yoo atau Zhang/Fu.
Tak peduli tergabung dengan para pemain unggulan, Aryono tetap menargetkan Hendra/Ahsan, minimal berada di posisi runner up. "Memang di grupnya Hendra/ Ahsan ini kalau saya lihat memang cukup berat. Tapi peluang tetap ada, mereka harus main nothing to lose aja," katanya.
Turnamen tahunan yang meÂnyediakan hadiah sebesar 1 juta Dola ASatau sekira Rp 14 miliar ini bakal berlangsung pada 9-13 Desember 2015 di Hamdan Sports Complex, Dubai. ***