Berita

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir:net

Olahraga

Owi/Butet & Hendra/Ahsan Pikul Beban Berat

Masuk Grup Neraka
KAMIS, 10 DESEMBER 2015 | 09:18 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pasangan ganda campuran andalan Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mengem­ban amanat berat di BWF Super Series Finals 2015.

Meski belum sekalipun mengecap manisnya juara super series tahun ini, pasangan yang akrab disapa Owi/Butet ini ditar­getkan menjadi juara.

Jelas bukan pekerjaan mu­dah, apalagi mereka berada di Grup Ayang dihuni pasangan besar dunia. Kalaupun meleset, setidaknya Owi/Butet bisa mengantongi tiket semifinal.


"Target buat Tontowi/Liliyana tetap juara. Sementara untuk Praveen/Debby sejauh ini kans ke semifinal juga besar. Peluang untuk all Indonesia final juga masih ter­buka," kata pelatih, Nova Widianto dikutip Badmintonindonesia.org, kemarin.

Di Grup Ayang tergolong dalam grup neraka, Tontowi/Liliyana akan bersaing dengan pasangan China, Zhang Nan/Zhao Yunlei, Chris Adcock/Gabrielle Adcock dari Inggris dan Lee Chun Hei Reginald/ Chau Hoi Wai wakil Hong Kong.

Sedangkan, Praveen/Debby be­rada di Grup B. Mereka berada satu grup dengan Liu Cheng/Bao Yixin dari China, Ko Sung Hyun/Kim Ha Na dari Korea dan pasangan Denmark, Joachim Fischer.

Di nomor ganda putra, pasan­gan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan juga berada dalam Grup Ayang tergolong grup neraka. Mereka akan bersaing dengan pasangan rangking satu dunia, Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong (Korea), Zhang Nan/Fu Haifeng (China) dan duet asal Jepang, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa.

Aryono Miranat selaku pelatih ganda putra, menilai, bila melihat rekam jejak lawan Indonesia di Grup A, duet juara dunia 2013 saat ini masih tertinggal 4-6 dan 2-5 melawan Lee/Yoo dan Zhang/Fu. Keunggulan telak hanya dimiliki Hendra/Ahsan atas Endo/Hayakawa. Mereka selalu menang dari delapan kali pertemuan. Berarti satu kemenangan lagi harus curi dari Lee/Yoo atau Zhang/Fu.

Tak peduli tergabung dengan para pemain unggulan, Aryono tetap menargetkan Hendra/Ahsan, minimal berada di posisi runner up. "Memang di grupnya Hendra/ Ahsan ini kalau saya lihat memang cukup berat. Tapi peluang tetap ada, mereka harus main nothing to lose aja," katanya.

Turnamen tahunan yang me­nyediakan hadiah sebesar 1 juta Dola ASatau sekira Rp 14 miliar ini bakal berlangsung pada 9-13 Desember 2015 di Hamdan Sports Complex, Dubai. ***

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Cinema XXI Bukukan Pendapatan Rp5,86 Triliun Sepanjang 2025

Jumat, 06 Maret 2026 | 12:13

Trump Ketahuan Bohong 30 Ribu Kali Selama Empat Tahun Berkuasa

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:59

Fandi Ramadan Divonis 5 Tahun, Komisi III DPR Akan Panggil Penyidik dan Jaksa

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:59

Youth Choice Award 2026: Sinyal Pergeseran Fokus Asuransi ke Generasi Muda

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun ke Rp3,02 Jutaan Hari Ini

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:46

Vonis 5 Tahun untuk ABK Fandi Disambut Lega Komisi III DPR

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:33

Komisaris TASPEN Pastikan Penyerahan THR Pensiunan Berjalan Baik

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:31

Pemprov DKI Buka Posko THR Jelang Idulfitri

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:30

Prabowo Tegaskan BoP Masih Jadi Ikhtiar Indonesia Dorong Perdamaian Palestina

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:23

Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Jabodetabek

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:21

Selengkapnya