Berita

misbakhun/net

Politik Dinasti Kota Pasuruan Akhirnya Berakhir Di Pilkada Serentak

KAMIS, 10 DESEMBER 2015 | 10:57 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Hasil real count Pilkada Serentak 2015 di Kota Pasuruan menunjukkan pasangan nomor urut 2, Setiyono-Raharto Teno Prasetyo berhasil unggul di pilkada serentak mengalahkan dua pasangan calon lainnya.

Berdasarkan perhitungan, Setiyono-Raharto unggul dengan perolehan 62.767 suara (55,61 persen), disusul pasangan Hasani-Mukhamad Yasin 48.867 suara (43,30 persen), dan Yus Samsul Hadi Subakir-Agus Wibowo 1.231 suara (1,09 persen).

Walaupun belum resmi, hasil itu membuat parpol pengusungnya, yakni Golkar, PDI-P, PAN, Gerindra, dan PPP, merasa bersukacita. Politikus Partai Golkar, M.Misbakhun, pun mengatakan kemenangan itu adalah momen bersejarah berakhirnya politik dinasti di Kota Pasuruan.


"Keunggulan sementara pasangan nomor urut 2 versi real count ini adalah momen bersejarah berakhirnya politik dinasti di Kota Pasuruan," kata Misbakhun beberapa saat lalu (Rabu, 9/12).

Yang dia maksud tentu adalah kalahnya mantan Wali Kota Pasuruan, Hasani, yang kembali mencalonkan diri bersama Mukhamad Yasin. Hasani memiliki anak yang menjadi anggota dewan asal Fraksi Kebangkitan Bangsa yang saat ini sedang menjalani proses hukum atas kasus narkoba bersama dua pekerja seks komersial beberapa waktu lalu. Anak Hasani lain, Ismali Marzukie saat ini menjabat Ketua DPRD setempat.

Dari 30 Anggota DPRD Kota Pasuruan Periode 2014-2019, ada empat keluarga Hasani. Yakni anak pertamanya, Ismail Marzukie, anak keempat Indra Iskandar, keponakan Muhammad Andie Githa, dan menantu Noor Achmad Trimayudha. Semuanya berangkat dari partai yang sama, yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

"Ya, di Kota Pasuruan juga terdapat dinasti politik mantan Wali Kota Hasani yang mengakar kuat di Pasuruan," cetus Misbakhun, yang juga Anggota Komisi XI DPR RI.

Dalam konteks hasil penghitungan suara yang hingga saat ini masih berlangsung, Misbakhun mengingatkan kepada ketiga kandidat cawali Kota Pasuruan, untuk legawa atas hasil akhir penghitungan suara nantinya.

"Saya meminta tim pendukung baik yang menang maupun kalah untuk legawa. Dan khususnya bagi pasangan No 1 dan pasangan No 3 untuk bersama-sama membangun Kota Pasuruan,” tukas Misbakhun, yang merupakan putra Pasuruan itu. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya