Berita

Ahmet Davutoglu/net

Dunia

PM Turki: Rusia Berupaya "Pembersihan Etnis" di Suriah

KAMIS, 10 DESEMBER 2015 | 09:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu menuduh Rusia telah melakukan upaya "pembersihan etnis" di wilayah Suriah bagian utara.

Pasalnya, kata Davutoglu, Rusia berupaya mengusir warga Turkmen lokal dan populasi Muslim Sunni untuk melindungi kepentingan militernya di wilayah Suriah.

"Rusia sedang mencoba untuk membuat pembersihan etnis di Latakia utara untuk memaksa keluar semua penduduk Turkmen dan Sunni yang tidak memiliki hubungan baik dengan rezim," kata Davutoglu di Istanbum pada Rabu (9/12).


"Mereka (Rusia) ingin mengusir mereka karena ingin membersihkan etnis dari daerah tersebut sehingga rezim (Presiden Suriah Bashar al-Assad) dan basis Rusia di Latakia dan Tartus bisa dilindungi," sambungnya seperti dimuat Reuters.

Pelru diketahui, Turkmen merupakan kerabat etnis Turki.

Dalam kesempatan yang sama, Davutoglu juga menyebut bahwa pemboman Rusia di sekitar Azaz dan juga di laut Suriah dirancang untuk memotong jalur pasokan ke kelompok yang menentang Assad di Suriah. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya