Berita

euro/net

Dunia

Finlandia Berencana Beri 800 Euro Tiap Bulan ke Warga Negaranya

SENIN, 07 DESEMBER 2015 | 13:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Finlandia berencana membayar seluruh warga negaranya, terlepas dari tingkat pendapatan, sebesar 800 euro setiap bulannya.

Rencana tersebut merupakan bagian dari rencana pendapatan dasar nasional dengan tujuan untuk mengurangi tingkat pengangguran.

Menurut Lembaga Asuransi Sosial Finlandia (Kela), pembayaran tersebut akan mengganti semua paket manfaat lainnya, seperti jaminan sosial.


Menurut Kela, proposal terkait rencana tersebut sedang dipersiapkan dan rencananya akan dipresentasikan pada November 2016 mendatang. Masih belum jelas bagaimana mekanisme pembayaran tersebut oleh pemerintah Finlandia.

Dalam perhitungan, bila populasi Finlandia adalah 5,4 juta jiwa dan masing-masing jiwa diberikan 800 euro setiap bulannya, maka pemerintah membutuhkan dana 52,2 miliar euro setiap tahun.

Sebelum diterapkan secara menyeluruh, rencananya akan terlebih dahulu dilaksanakan tahap uji coba atas usulan Kela tersebut. Manajer departemen penelitian Kela, Olli Kangas mengatakan sekitar 550 euro per bulan akan dibayarkan kepada setiap warga Finlandia selama fase uji coba tersebut.

Kela sendiri mengklaim, berdasarkan penelitian, sekitar 69 persen populasi di Finlandia mendukung rencana tersebut.

Perdana Menteri Finlandia Juha Sipila sebelumnya telah menyatakan dukungannya atas rencana tersebut.

"Bagi saya, penghasilan dasar berarti menyederhanakan sistem jaminan sosial," ujarnya seperti dimuat ABC News (Senin, 7/12). [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya