Berita

Anda dipersilakan mengaitkan foto ini dengan humor yang sedang Anda baca.

Humor Politik

Kisah Jin Yang Tak Bisa Berbuat Apa-apa Untuk Indonesia

SENIN, 07 DESEMBER 2015 | 08:59 WIB

SEORANG aktivis politik sedang memancing di tengah sebuah danau. Di saat sedang menunggui mata kail pancingnya disambar ikan, ia melihat  sebuah botol terapung. Diambilnya dan dibukanya penutup botol.

Setelah tutup botol terbuka, keluar asap tebal yang tak lama kemudian menjelma menjadi jin raksasa dan mengambang di depan si pengusaha.

“Terimakasih Tuan. Tuan telah membebaskan saya. Untuk ini Tuan saya beri kesempatan mengajukan tiga permintaan. Saya akan mengabulkannya,” kata Jin, seperti dalam kisah-kisah lain yang mirip dengan kisah ini.


Setelah kagetnya reda, si aktivis lalu berkata:

“Baiklah Jin, saya ingin tahun ini tiga kejadian besar terjadi di Indonesia. Pertama, saya ingin nilai rupiah menguat lagi menjadi Rp 2.500 per 1 dolar AS,” ujarnya mulai memohon.

“Kedua, saya mau semua uang hasil korupsi baik oleh swasta ataupun pejabat pemerintah dikembalikan kepada rakyat dan semua pelakunya dipenjarakan,” sambungnya.

“Ketiga saya ingin hukum benar-benar bisa ditegakkan di Indonesia,” tutup si pengusaha.

Sang Jin diam. Keningnya berkerut memperlihatkan dia sedang berpikir keras, sekeras-kerasnya.

Tak lama sang Jin menggeleng-gelengkan kepala. Jasadnya perlahan-lahan kembali menjadi asap dan masuk lagi ke dalam botol.

Lalu dari dalam botol terdengar suara sang Jin seperti menahan tangis:

"Tuan, tolong botolnya ditutup lagi."

Si aktivis sadar. Sedemikian para dan sulit situasi Indonesia, sampai Jin pun tak bisa berbuat apa-apa.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya