Berita

perayaan hut raja thailand/asiaone

Dunia

Jutaan Warga Thailand Rayakan HUT Sang Raja dengan Aksi Sosial

MINGGU, 06 DESEMBER 2015 | 12:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jutaan orang warga Thailand menggelar berbagai acara dan kegiatan sosial untuk merayakan ulang tahun sang Raja, Bhumibol Adulyadej yang ke-88 tahun pada Sabtu (5/12).

Mayoritas warga Thailand yang menyemarakkan HUT sang Raja mengenakan pakaian berwarna kuning. Warna kuning sendiri merupakan warna tradisional Thailand untuk melambangkan hari Senin yang merupakan hari lahirnya sang Raja.

Bagi warga Thailad, Raja dianggap sebagi sosok pemersatu negara serta dianggap juga sebagai ayah. Maka tak heran, sejak beberapa dekade terakhir, hari ulang tahun Raja disebut juga sebagai Hari Ayah.


Perayaan HUT Raja dilakukan dengan berbagai kegiatan. Jalan-jalan utama ibukota Bangkok dihiasi dengan lampu-lampu hias serta gambar Raja. Sejumlah orang pun melakukan aksi pawai di depan rumah sakit Siriraj di mana sang Raja tengah dirawat.

Sementara itu sejumlah warga lainnya merayakan HUT Raja dengan pergi ke kuil untuk berdoa dan bersedekah sebagai bentuk penghormatan kepada Sang Raja.

Di wilayah Sangkhla Buri, Kanchanaburi, ratusan warga menyanyikan lagu khusus yang ditulis khusus dengan harapan agar sang Raja terus panjang umur dan kesehatannya segera membaik.

Di Chiang Mai, lebih dari 500 orang menyumbangkan darah di Palang Merah.

Di Rumah Sakit Umum Kepolisian, lima orang miskin diberi terapi pengganti ginjal gratis untuk menandai HUT Raja. Sedangkan di Phitsanulok, lebih dari 60 warung makanan yang disediakan makanan vegetarian gratis.

Bukan hanya itu, Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha juga ikut memperingati HUT Raja dengan memimpin upacara lilin-pencahayaan di Sanam Luang pada Sabtu malam.

Tidak seperti biasanya, tahun ini Raja tidak tampil di hadapan publik untuk merayakan ulang tahunnya. Ia masih terbaring di Rumah Sakit Siriraj di mana ia dirawat akibat penyakit hidrosefalus atau penumpukan cairan cerebro-spinal yang mengelilingi otak. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya