Berita

Politik

Jaksa dan Polisi Segera Tangkap Setya Novanto dan Riza Chalid

JUMAT, 04 DESEMBER 2015 | 22:42 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sudah cukup bagi aparat penegak hukum untuk menangkap Setya Novanto. Dalam skandal Freeport, kedudukan Setya Novanto sama sekali tidak mencerminkan dirinya sebagai Ketua DPR tetapi lebih sebagai mafia.

Demikian disampaikan Direktur Kawasan Indonesia Timur Watch ( KTI Watch) Razikin Juraid melalui pesan elektronik kepada redaksi (Jumat, 24/11).

Razikin mendukung Kejaksaan Agung untuk mengusut perilaku jahat Setya Novanto tanpa harus menunggu penyelesaian politik di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).


"Untuk M. Reza Chalid sebetulnya sudah cukup bagi pihak Kepolisian untuk langsung periksa dia secara pidana. Saya pikir skandal Freeport harus menjadi pintu masuk untuk mengungkap juga keterlibatan Riza Chalid dalam kasus mafia minyak di Petral," kata Razikin.

Dikatakan dia, sudah sangat terang-benderang permufakatan jahat yang dilakukan oleh Setya Novanto dan Reza Chalid. Kesaksian Sudirman Said dan Ma'ruf Syamsuddin di MKD telah membuka mata rakyat Indonesia bagaimana congkak dan angkuhnya orang yang bernama Setya Novanto dan Riza Chalid.

"Memang rakyat tahu bahwa kedua orang ini merupakan pemain lama dan penuh dengan daftar hitam. Kita tahu Setya Novanto memiliki rekam jejak merampok uang Negara begitu juga Riza Chalid. Negara tidak boleh kalah sama monster yang menggarong kekayaan bangsa," tukas Razikin, mahasiswa Pascasarjana Ilmu Politik di FISIP UI.[dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya