Berita

Klaim Reklamasi Didukung Masyarakat Cuma Bohong Belaka!

SELASA, 01 DESEMBER 2015 | 16:55 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Klaim PT Muara Wisesa Samudera bahwa proyek reklamasi pulau G didukung masyarakat rupanya tak sesuai kenyataan. Buktinya, tak sedikit warga Muara Angke, Jakarta Utara, menolak reklamasi.

Besok (Rabu, 2/12), warga Muara Angke akan menggelar deklarasi menolak reklamasi. Tak kurang dari 1000 tokoh dan masyarakat Muara Angke akan terlibat dalam deklarasi.

Dari undangan yang disebar ke media, deklarasi rencananya akan dilakukan di lapangan sepakbola Muara Angke. Setelah deklarasi mereka akan melakukan long march menuju Mall Green Bay.


‎"Sejak dimulainya gugatan reklamasi oleh nelayan tradisional skala kecil dan masyarakat pesisir, muncul klaim bahwa proyek reklamasi diterima 80% masyarakat Muara Angke. Namun apakah hal tersebut valid?" demikian tertulis dalam undangan atas nama Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta.

"Setelah dipastikan, tidak pernah ada konsultasi publik kepada masyarakat atas dengan proyek reklamasi yang terdampak kepada mereka. Bahkan dalam fakta persidangan Tergugat tidak dapat menunjukkan Izin Lingkungan yang diwajibkan untuk diumumkan kepada publik."

‎Deklarasi 1000 rakyat Muara Angke akan digelar pukul 13.00. Adapun Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta terdiri dari Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Jakarta, Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA),  Indonesian Center for Environmental Law (ICEL), Indonesian Human Rights Committee for Social Justice (IHCS), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta.

Lalu, Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat (LBH) Masyarakat, Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia (PBHI) Jakarta, Solidaritas Perempuan Jabotabek, dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jakarta‎.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya