Berita

Andy Murray:net

Olahraga

Emosi Murray Terkuras

Antar Inggris Juara Piala Davis
SELASA, 01 DESEMBER 2015 | 09:10 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Andy Murray terlihat sangat emosional saat menjadi penentu kemenangan Inggris atas Belgia di final Piala Davis.

Dia yang turun di partai ke­empat nomor tunggal berhasil memperdaya David Goffin untuk memastikan kemenangan 3-1.

Kemenangan yang diraih tim Negeri Ratu Elizabeth itu terasa sangat istimewa dan bersejarah. Terakhir kali mereka merasakan menjadi juara Piala Davis 77 tahun silam atau tepatnya pada 1936.


Bagi Murray persiapan jelang laga penting itu pun terbilang sedikit bermasalah. Terpuruk di beberapa turnamen dan tera­khir gagal di Final ATP mem­buat banyak kalangan menilai Murray akan kesulitan berlaga di final. Kondisi itu belum dita­mbah dengan persoalan di luar lapangan, yakni kekhawatiran serangan teroris. Bisa dimak­lumi sebelum laga itu digelar di Ghent, pecah serangan teror di Prancis. Belgia sendiri disebut-sebut negara Eropa yang men­jadi salah satu sasaran teror. Hal inilah yang membuat tim Inggris sempat menunda kedatangannya ke Belgia sebelum mendapatkan kepastian keamanan.

Beruntung semua persoalan di dalama dan luar lapangan tidak menganggu penampilan Murray. Ia sadar betul jika sosoknya men­jadi tulang punggung tim. Dia pun berhasil menyumbangkan tiga angka satu di antaranya di nomor ganda saat berpasangan dengan saudaranya, Jamie Murray.

"Saya mungkin tidak pernah seemosional ini setelah pertand­ingan yang saya menangkan. Ini sangat luar biasa di mana kami bisa meraih kemenangan," kata Murray, kemarin.

Murray bukan hanya berjaya membawa Inggris jadi juara, dia pun mencatat rekor sebagai petenis yang bisa mencetak tiga angka dalam partai final. Terakhir kali prestasi ini dibuat Pete Sampras pada 1995.

Kemenangan yang dinanti sejak 1936 itu ditutup keperkasaan Andy Murray atas David Goffin dengan 6-3, 7-5 dan 6-3. Murray telah memenangkan dua pertemuan sebelumnya menghadapi Goffin, namun tidak pernah bertemu petenis 24 tahun itu di lapangan tanah liat. Murray akhirnya sukses mengunci kemenangan usai kesu­litan di set kedua. Saat itu Murray kehilangan lima game sehingga mengakhiri set itu dengan skor 7-5. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya