Berita

JIS Gelar Pemeriksaan Gigi Gratis Bagi Anak Panti dan Pemulung

SENIN, 30 NOVEMBER 2015 | 22:26 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sebanyak 100 anak dari komunitas Panti Asuhan Akhiruz Zaman Bekasi dan Yayasan XS Project untuk para pemulung dan tukang sampah datang ke Jakarta Intercultural School (JIS) untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan gigi gratis, Minggu (29/11).

JIS bersama siswa-siswi SMU-nya bekerja sama dengan Obor Berkat Indonesia (OBI) mengadakan "Dental Screening Day" khusus bagi mereka yang kurang mampu.

Anne Andrews, High School Service Learning Coordinator, menjelaskan acara ini bertujuan membuka akses bagi anak-anak yang kurang mampu untuk mendapat edukasi dan perawatan gigi sejak dini.


"Banyak dari mereka yang kesulitan untuk pergi ke dokter gigi karena faktor biaya dan tidak terdaftar sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)," katanya.

"Berangkat dari hal itu, sejumlah siswa SMU kami mengajukan permohonan kepada sekolah untuk mengadakan program pemeriksaan gigi gratis dan pihak sekolah sangat mendukung hal tersebut karena sangat sejalan dengan misi kami yang selalu mengasah kepedulian siswa terhadap isu-isu sosial di masyarakat," sambung dia.

Melalui berbagai kegiatan sosial yang diadakan sekolah, JIS mengajak siswanya untuk menjalankan perannya sebagai warga masyarakat yang bertanggung jawab dan bagaimana mereka dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan.

Sementara itu penanggung jawab Obor Berkat Indonesia (OBI), Victor Palapessy, mengatakan kegiatan Periksa Gigi Gratis sudah dilaksanakan sejak 2001. OBI sendiri berdiri sejak tahun 1999 dan cakupan layanannya sudah mencapai Sumatera hingga Papua.

"Program kerja sama dengan JIS adalah program kemitraan jangka panjang dan berkelanjutan. Harapannya anak-anak komunitas binaan JIS lainnya yang selama ini belum memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan gigi bisa terbantu," katanya.

OBI memandang kegiatan seperti ini sangat penting sebagai edukasi awal terhadap anak-anak untuk memahami cara memelihara dan merawat gigi dengan benar. Apalagi gigi dan mulut merupakan gerbang utama masuknya makanan dan minuman ke dalam tubuh.

"Jadi makanan yang bergizi pun dapat menjadi sumber penyakit apabila ikut masuk bersama bakteri yang di mulut," jelasnya.

Sementara Ibu Dami, pendamping anak-anak dari XS Project menyambut baik program "Periksa Gigi Gratis" yang diprakarsai siswa SMU JIS. Hal ini menjadi edukasi yang penting bagi anak-anak pemulung dan tukang sampah tentang cara merawat gigi secara benar.

"Selama ini kita sangat kesulitan biaya untuk datang dan memeriksakan gigi ke dokter, sedang mereka banyak yang tidak memiliki kartu BPJS," katanya.

Alasannya karena mereka tidak memiliki akte kelahiran maupun identitas diri sebagai syarat utama untuk menjadi peserta program BPJS. Kegiatan hari ini juga sangat menghibur anak-anak karena dibarengi dengan berbagai kegiatan lainnya seperti belajar gitar, membuat prakarya, berolahraga bersama dan melukis.

Semua ini dipersiapkan dengan tujuan agar anak-anak tidak merasa takut sebelum menjalani pemeriksaan gigi.

XS Project merupakan salah satu mitra binaan JIS sejak tahun 2004 yang program binaannya mencakup kegiatan ketrampilan, belajar dan pemberdayaan bersama.[dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya