Berita

Politik

MKD: Sangat Mungkin Sidang Kasus Setya Novanto Terbuka Untuk Umum

MINGGU, 29 NOVEMBER 2015 | 12:23 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR merespon positif desakan publik agar sidang atas laporan dugaan pencatutan nama presiden dan wapres  digelar secara terbuka. 

‎MKD menegaskan tidak tertutup kemungkinan sidang memang dilakukan terbuka, berbeda dengan kasus pertemuan pimpinan DPR dengan Donald Trump yang dilaksanakan secara diam-diam.

‎"Sangat mungkin (dilakukan) terbuka," kata anggota MKD Ridwan Bae di Jakarta, Minggu (29/11).


‎Namun demikian ia berpendapat dari segi materi laporan dugaan pencatutan nama presiden yang disebut-sebut dilakukan Ketua DPR Setya Novanto‎ untuk meminta saham ke Freeport tidak memenuhi syarat untuk ditangani MKD.

‎"Dari segi pelapor juga tidak memenuhi syarat. Pelapor (Sudirman Said) mengatasnamakan menteri ESDM bukan sebagai individu biasa," imbuhnya.

‎Ridwan yang baru beberapa hari ditunjuk Partai Golkar mewakili beringin di MKD mengatakan, sejauh ini materi sidang yang dilakukan MKD kurang tepat. Ia mencontohkan untuk ‎menyelesaikan perdebatan mengenai status Sudirman sebagai pelapor Setya Novanto, MKD meminta penjelasan ahli tata bahasa padahal seharusnya mendengarkan keterangan ahli hukum.‎
[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya