Laporan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengenai "papa minta saham" terus menuai kegaduhan setelah sejumlah fraksi merombak komposisi anggota di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).
Anggota Fraksi Partai Golkar yang baru ditunjuk menjadi anggota MKD, Ridwan Bae, menilai Sudirman sedang bermain api.
"Sudirman sudah melakukan kesalahan, mengirim surat resmi menjanjikan perpanjangan kontrak ke Freeport. Tindakan Sudirman ini melanggar sumpah seorang menteri saat dilantik Presiden, bahwa tidak akan menjanjikan kepada siapapun atas jabatannya," kata Ridwan dalam talkshow di salah satu stasiun televisi nasional, Minggu pagi (29/11).
Surat yang dimaksud Ridwan adalah surat resmi Menteri ESDM tertanggal 9 Juli 2015 yang dikirim ke Chairman of the Board Freeport McMoran, James R Moffet. Melalui surat tersebut Sudirman menjanjikan akan memperpanjang izin ekplorasi Freeport meski belum waktunya setelah segala peraturan yang menghambat bisa diubahnya.
Menurut Ridwan, aparat penegak hukum tidak bisa tinggal diam dengan tingkah Sudirman. Patut diduga ada sesuatu di balik janji Sudirman ke Freeport.
"Harusnya Sudirman Said yang diperiksa, kalau perlu ditangkap," tukas Ridwan.
[dem]