Berita

Pancasila Penangkal Paham Liberalisme, Kapitalisme, dan Komunisme

JUMAT, 27 NOVEMBER 2015 | 20:19 WIB | LAPORAN:

Rakyat Indonesia harus paham bahwa Pancasila adalah ideologi negara, Undang-Undang Dasar 1945 sebagai dasar konstitusi negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara dan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara.

Semua itu merupakan benteng bagi rakyat Indonesia dari berbagai upaya infiltrasi masuknya ideologi liberalisme, kapitalisme dan komunisme.

Demikian disampaikan anggota MPR RI, Hermanto, ketika membuka Jambore Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Bumi Perkemahan Kiarapayung, Sumedang, Jawa Barat, Jumat (27/11).‎ Jambore tersebut diikuti 250 anggota Pramuka tingkat Penegak dari lima kabupaten. Yaitu Kota Depok, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Sukabumi, dan Kota Sukabumi.


"Suatu keniscayaan sebagai anak bangsa harus paham ideologi dan konstitusi negara Indonesia. Kalau tidak warga Indonesia akan kehilangan orientasi dalam pergaulan kehidupan berbangsa dan berpotensi masuknya ideologi yang bertentangan dengan Pancasila seperti liberalisme, kapitalisme, bahkan komunisme," kata Hermanto yang juga anggota Komisi IV DPR ini.

‎Dia mengatakan bangsa Indonesia harus berbangga memiliki empat pilar yang justru menjadi perekat dan pemersatu rakyat Indonesia yang beraneka suku bangsa.

Untuk mensosialisaiskan empat pilar tersebut, menurut Hermanto, menjadi tugas MPR kepada seluruh masyarakat. Dan dalam mensosialisasikanya MPR menggunakan berbagai pola seperti cerdas cermat yang dipakai kepada pelajar SMA, Outbound untuk mahasiswa dan poia ideologis untuk kalangan dosen, guru, anggota TNI dan Polri.

Tak hanya pola itu, dia menambahkan pola sosialisasi yang dilakukan MPR lewat seni budaya seperti wayang.  "Jadi sesuai aspirasi masyarakat pola mana yang mau dipakai," katanya.

Nah, sosialisasi yang dilakukan kepada anggota Pramuka menurut dia ‎sesuatu yang unik. Biasanya Pramuka bergelut dalam inovasi dan permainan dan sekarang diberikan pemahaman empat pilar.

"Ini penting sebab Pramuka adalah generasi muda yang memiliki karakter dan sebagai penerus bangsa perlu diberi pemahaman empat pilar," demikian Hermanto. [zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya