Berita

Komisi III DPR Belum Gelar Uji Kelayakan Karena Tak Ada Capim KPK Yang Bersahabat

KAMIS, 26 NOVEMBER 2015 | 15:58 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Komisi III DPR belum juga melakukan fit and proper test terhadap calon pimpinan KPK dinilai karena faktor politik. Salah satunya, tidak ada capim KPK yang bersabahat dengan partai politik.

"Kami menduga jangan-jangan dalam proses mereka melihat belum ada sahabat Parpol. Makanya hasilnya gitu, mereka belajar dari pelajaran yang sudah-sudah," ungkap Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan, Emerson Yuntho  saat memaparkan hasil survei kinerja KPK di kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (26/11).

Karena itu, Emerson menegaskan, tidak ada alasan bagi Komisi III DPR menolak nama-nama capim KPK yang ada saat ini untuk segera diseleksi. "Ini sebetulnya nggak ada alasan untuk menolak 10 orang itu untuk diseleksi," tambahnya


Dalam rapat pleno kemarin, Komisi III DPR memutuskan menunda pengambilan keputusan mengenai nasib capim KPK yang telah diserahkan Pansel. Karena anggota Dewan tersebut belum satu suara dalam menilai apakah capim yang diajukan pansel itu layak atau tidak untuk dilanjutkan ke tahap fit and proper test.

Karena itu, dalam waktu sepekan ini, Komisi III berkesempatan akan melakukan lobi politik agar suara komisi yang mengurusi persoalan hukum itu bulat. [zul]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya