Berita

menhub ignasius jonan/net

Wagub: Kemenhub Harus Tanggung Jawab!

SELASA, 24 NOVEMBER 2015 | 18:51 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Wakil Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Hidayat Arsani mengatakan Kementerian Perhubungan dan perusahaan swasta sepatutnya bertanggung jawab terkait pengadaan Instrument Landing System yang tidak berfungsi di Bandar Udara Depati Amir, Kota Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung.

"Menteri Perhubungan lah yang bertanggungjawab mungkin Menhub ada perusahaan-perusahaan lain," ujar Hidayat usai melakukan pengaduan di gedung KPK, Jl HR. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (24/11).

Hidayat mengkhawatirkan keselamatan para penumpang yang mendarat di Bandar Udara itu. Sebab, pengoperasiannya tidak sesuai dengan standar seharusnya.


"Jadi Bangka Belitung itu sekarang ini kalau pesawatnya turun masih tidak sesuailah. Kayak jenis manual kira-kira, kalau cuaca 900 gak bisa turun, padahal Palembang lihat sendiri 900 bisa turun karena navigasinya lengkap," keluhnya.

Bandara yang dikelola oleh PT. Angkasa Pura II sejak Januari 2007 itu pada awalnya bernama Pelabuhan Udara Pangkalpinang yang dibangun sejak penjajahan Jepang tahun 1942 sebagai pertahanan dari serangan tentara sekutu.

Sejak 1 Januari 2013 pengelolaan ruang udara pada Bandara Depati Amir beralih kepada Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia atau yang juga dikenal dengan AirNav Indonesia.

Adapun rute penerbangan di Depati Amir terdiri dari rute Jakarta - Pangkal Pinang (PP), rute Batam - Pangkal Pinang - Tanjung Pandan (PP), rute Tanjung Pandan - Pangkal Pinang (PP), dan rute Palembang - Pangkal Pinang (PP). [sam]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

UPDATE

Wisatawan Banjiri Kepulauan Seribu saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Meruya, 75 Petugas Pemadam Diterjunkan

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:00

10 Desa di NTT Terdampak Banjir

Senin, 23 Maret 2026 | 23:27

KPK Bawa Yaqut Cholil Qoumas ke RS Polri

Senin, 23 Maret 2026 | 23:05

Pengunjung Diimbau Tak Buang Sampah Sembarangan di Taman Bendera Pusaka

Senin, 23 Maret 2026 | 23:01

Yaqut Cholil Kembali ke Rutan KPK

Senin, 23 Maret 2026 | 22:48

Kim Jong Un Terpilih Lagi jadi Presiden Korut

Senin, 23 Maret 2026 | 21:45

Benang Kusut Pengelolaan Keuangan, Kepala BKAD Purwakarta Diminta Mundur

Senin, 23 Maret 2026 | 21:17

Arus Balik H+2 Lebaran Mulai Terlihat di Terminal Rajabasa

Senin, 23 Maret 2026 | 20:24

Pimpinan MPR Sambut Baik Langkah Presiden Prabowo Percepat Transisi Energi

Senin, 23 Maret 2026 | 19:55

Selengkapnya